BI Sudah Keluarkan Rp322,35 Triliun untuk Beli Obligasi Negara

Logo of Bank Indonesia. /Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta―Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut, pembelian Surat Berharga Negara (SBN) dengan skema burden sharing atau bagi beban dengan pemerintah hingga 3 November 2020 mencapai Rp322,35 triliun.

“Keseluruhan pembelian SBN melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) I dan II Rp322,35 triliun,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Raker bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (12/11).

Perry Warjiyo merinci untuk pembelian SBN di pasar perdana melalui mekanisme pasar yang berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Keuangan dan Gubernur BI pada 16 April 2020 tercatat sebesar Rp69,8 triliun.

Sementara, untuk realisasi pembelian SBN dengan skema kedua burden sharing untuk pendanaan public goods yang dilakukan melalui mekanisme pembelian secara langsung sesuai Keputusan Bersama Menteri Keuangan per 7 Juli 2020 sebesar Rp252,5 triliun.

“Yang public goods semua pembelian secara langsung dan beban semua di BI total sepakat Rp397 triliun yang sudah terealisasi Rp252,5 triliun dan kami sudah menerima surat Menteri Keuangan sisanya diterbitkan untuk sebelum akhir tahun,” jelas Gubernur BI itu.

Perry Warjiyo menjelaskan, pembelian SBN berdasarkan SKB I dan II merupakan bentuk dari sinergi fiskal dengan moneter dalam rangka melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020.

“Sebagaimana sudah disepakati termasuk dengan Komisi XI untuk burden sharing ada dua hal yaitu public goods dan non-public goods. Untuk non-public goods BI sebagian menanggung beban dan yang sudah diterbitkan Rp95,2 triliun khususnya untuk UMKM,” jelasnya. (mad)

Comments

comments