Blusukan ke Jawa Tengah, Ini Target Staf Khusus Menkes

Acuantoday.com, Magelang – Staf Khusus Menteri Kesehatan, Jajang Edi Priyatno, Rabu siang (30/9) berkunjung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Magelang, Jawa Tengah, untuk memantau penanganan pasien COVID-19 di rumah sakit tersebut.

Sebelumnya, Rabu pagi tadi Jajang melakukan kunjungan serupa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ungaran, Jawa Tengah.

Usai dari RSUD Magelang, Jajang akan melanjutkan kunjungan ke RST Soedjono Magelang.

Jajang mendapat tugas dari Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, untuk memonitor penanganan COVID -19 di Jawa Tengah, terutama yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan.

Ia antara lain harus memastikan fasilitas di semua rumah sakit yang menangani pasien COVID-19 memadai  serta  melakukan sinkronisasi data terkait COVID -19.

“Bapak Menkes ingin mendapat kepastian bahwa pasien COVID 19 tertangani dengan baik,” ujar Jajang, seusai berkunjung ke RSUD Magelang.

Dalam pertemuan dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Semarang dan juga jajaran Pemerintah Kabupaten Magelang, Jajang menekankan petingnya koordinasi dalam penanganan COVID -19.

Ia juga mengingatkan semua pihak agar dipastikan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19 terlaksana dengan baik.

Selanjutnya besok dan lusa Jajang akan berekunjung ke sejumlah rumah sakit di Purworejo, Kebumen dan Banyumas.

Didampingi Tenaga Ahli Menkes, Andi, Jajang dan menggunakan jalur darat bertolak dari Jakarta Selasa(29/9) malam.

Rombongan Jajang menginap di Magelang dan Banyumas, Sabtu (3/10) pagi direncanakan kembali ke Jakarta.

Kementerian Kesehatan melakukan pemantauan penanganan COVID 19 di Jawa Tengah karena jumlah kaus COVID -19 di provinsi yang dipimpin Ganjar Pranowo ini masuk dalam sembilan peringkat teratas .

Sembilan provinsi dengan kasus COVID 19 tertinggi yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Utara. Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua, dan Bali.

Pada 15 September lalu, Presiden Joko Widodo (Jokjowi) memberi waktu dua minggu kepada Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Kepala BNPB, Doni Monardo,  untuk menurunkan kasus, menekan angka kematian dan meningkatkan angka kesembuhan di sembilan provinsi tersebut. (Ika)

 

 

 

Comments

comments