Pemerintah Didorong Normalisasi Infrastruktur Terdampak Bencana

Bangunan yang runtuh akibat gempa yang mengguncang wilayah Majene Sulawesi Barat dan sekitarnya pada Jumat dini hari (15/01/2020)./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta- Kondisi cuca yang ekstrim menyebabkan terjadinya sejumlah bencana di awal tahun 2021, seperti banjir di Kalimantan Selatan, gempa di Sulawesi Barat, erupsi gunung di Jawa Timur, dan sejumlah tempat lainnya mendapat perhatian wakil rakyat di MPR RI.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat/PUPR, Kementerian Komunikasi dan Informatika/Kemkominfo, bersama PT. PLN, agar memastikan infrastruktur, sarana, dan prasarana terdampak bencana kembali berfungsi dengan baik.

“Insfrastruktur terdampak bencana seperti bangunan rumah dan perkantoran yang rusak, putusnyanya jaringan telekomunikasi dan listrik, dan akses jalan yang terputus dapat segera diperbaiki kembali setelah situasi dipastikan aman,” ucap Bamsoet di Jakarta, Jumat (22/1).

Ia juga meminta pemerintah, BNPB, BPBD, untuk bersiaga dalam mengantisipasi datangnya bencana, untuk itu diharapkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika BMKG terus mengupdate perkembangan cuaca di wilayah-wilayah yang rawan terjadi bencana.

Selain itu juga memastikan alat atau alarm yang difungsikan untuk menandai potensi terjadinya bencana, berfungsi dengan baik, sehingga antisipasi dini bencana dapat segera dilakukan.

Lebih jauh, Bamsoet meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Sosial/Kemensos dan Kementerian Kesehatan/Kemenkes dapat memastikan bantuan pokok dan bantuan layanan kesehatan bagi korban-korban bencana alam dapat dilayani secara tepat sasaran dan tepat waktu.

“MPR juga mengimbau agar pemerintah daerah memastikan posko pengungsian korban selau menerapkan protokol kesehatan secara baik, mengingat menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan korban bencana di tengah situasi pandemi,” katanya.

Kepada masyarakat, ia mengimbau dan mengajak bagi yang mampu dan tidak terdampak bencana untuk bersama-sama menjadi relawan untuk mengulurkan tangan memberikan bantuan kepada korban bencana yang saat ini membutuhkan bantuan dari sesama.(har)

Comments

comments