BPBD DKI: Pintu Air Sunter Siaga II, Manggarai Siaga III

Seorang pria melihat pengangkatan sampah dari Pintu Air Manggarai oleh UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, sampah tersebut berasal dari luapan Kali Ciliwung pascastatus siaga satu Bendung Katulampa, Selasa (22/9/2020)./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta―Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menginformasikan status tinggi muka air di Pintu Air Sunter Hulu pada Selasa, pukul 05.00 WIB masih berstatus siaga II dan Pintu Air Manggarai berstatus waspada atau siaga III.

Berdasarkan informasi tinggi muka air yang dilansir dari akun Twitter resmi @BPBDJakarta, tinggi muka air Pintu Air Sunter Hulu berada pada posisi 220 cm, sedangkan Pintu Air Manggarai 795 cm.

Adapun sejumlah wilayah yang diminta waspada terkait kenaikan tinggi muka air di Pintu Air di Pos Pantau Sunter Hulu yakni Cipinang Melayu, Kelapa Gading, Bambu Apus, Cipinang Muara, Cilangkap, Kebon Bawang, Pondok Ranggon, Duren Sawit, Jatinegara Kaum.

Kemudian Rawa Badak Selatan, Rawa Badak Utara, Setu, Kayu Putih, Lubang Buaya, Pondok Bambu, Pulo Gadung, Sungai Bambu, Sumur Batu, Pondok Kelapa, Kelapa Gading Timur, Kelapa Gading Barat, dan Cipinang.

Berdasarkan data BPBD kenaikan muka air di Pintu Air Sunter Hulu siaga II telah terjadi sejak Senin (8/2) malam pukul 20.00 WIB dan bertahan hingga pagi ini.

Selain Siaga 2 di Pintu Air Sunter Hulu, Status Siaga 3 selain Manggarai, juga diumumkan terjadi pada Pintu Air Karet, Angke Hulu, dan Pasar Ikan.

Pihak berwenang telah menyebarkan informasi tersebut melalui Disaster Early Warning System (DEWS), media sosial serta camat dan lurah di wilayah terkait.

BPBD DKI terus memperbaharui informasi peringatan dini terkait kenaikan atau pun penurunan tinggi muka air di pos pantau dan pintu air. (ahm)

Comments

comments