Bukan Pendiri Partai, Jhoni Allen Sebut SBY Hanya Sumbang Rp 100 Juta

Anggota DPR RI, Jhoni Allen Marbun. (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta- Pendiri Partai Demokrat Jhoni Allen Marbun buka suara soal pemecatan dirinya dari partai. Anggota DPR RI resmi telah dipecat usai dituding terlibat dalam gerakan kudeta terhadap Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menurut Jhoni Allen, pernyataan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bahwa dirinya berdarah-darah membesarkan partai adalah kebohongan besar, karena SBY baru gabung setelah Partai Demokrat lolos verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk kontestasi Pemilu 2004.

“SBY bergabung dengan Partai Demokrat setelah lolos verifikasi KPU,” kata Jhoni Marbun dalam potongan video pendek yang dikutip Acuantoday.com, Senin (1/3).

Dikatakan Anggota Komisi V DPR RI ini, bergabungnya SBY ke Partai Demokrat dengan modal Rp 100 juta dalam bentuk travel chek. Setelah bergabung, SBY pun menyertakan istrinya (almarhumah) Ani Yudhoyono sebagai salah satu Wakil Ketua Umum Partai Demokrat.

“SBY memasukkan almarhumah Ibu Ani Yudhoyono sebagai salah satu wakil ketua umum dan hanya menyumbang uang 100 juta rupiah dalam bentuk 4 lembar travel check yang di Hotel Mirah Bogor,” bebernya.

Lebih jauh Jhoni Allen, awal gabungnya SBY dengan Partai Demokrat ini berlangsung di Hotel Kinasih di Bogor, Jawa Barat setelah dirinya mundur dari kabinet Megawati Soekarnoputri.

“Pak SBY setelah mundur dari kabinet Ibu Megawati baru muncul pada acara Partai Demokrat di Hotel Kinasih di Bogor di mana saat itu saya ketua panitianya,” jelasnya.

“Ini menegaskan bahwa SBY bukan pendiri Partai Demokrat,” tegas Jhoni Allen.

Diketahui, Jhoni Allen Marbun telah resmi dipecat oleh Partai Demokrat setelah diduga terlibat dalam gerakan kudeta terhadap Agus Harimurti Yudhoyono dari pucuk pimpinan Partai Demokrat. Selain Jhoni Allen, partai berlambang logo Merci ini juga memecat beberapa kader senior, seperti mantan Sekjend Partai Demokrat Marzuki Alie dan beberapa lainnya. (rht)

Comments

comments