BUMN Holding Diyakni Bisa Perbaiki Sistem Logistik Perikanan

Ilustrasi: Nelayan bertransaksi dengan pedagang di TPI Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta―Rencana pembentukan holding atau perusahaan induk BUMN sektor pangan diyakni bakal memperbaiki kinerja BUMN sektor perikanan, antara lain membenahi sistem logistik ikan di Tanah Air.

“Harapannya dengan holding tersebut akan dapat memperbaiki kinerja (BUMN sektor perikanan),” kata pengamat sektor kelautan Moh Abdi Suhufan di Jakarta, Rabu (9/12).

Menurutnya, beberapa hal strategis yang menjadi pekerjaan rumah BUMN perikanan, utamanya adalah memperkuat bisnis penangkapan ikan di berbagai daerah.

Selain itu Abdi yang juga menjabat sebagai Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW) menginginkan agar dengan holding BUMN pangan dapat mendukung pelaksanaan sistem logistik ikan.

Dukungan tersebut, lanjutnya, juga dapat ditunjukkan dengan meningkatkan penyerapan hasil tangkapan nelayan karena selama masa pandemi hal itu belum dilaksanakan secara utuh dan berhasil.

“Dengan holding kami harapkan perencanaan bisnis perusahaan akan lebih fokus dan perbaikan manajerial bisa dilakukan sesuai prinsip good corporate governance,” katanya.

Ia berpendapat salah satu permasalahan dari belum optimalnya sistem logistik ikan di kawasan perairan Nusantara, antara lain karena kekurangan sarana transportasi yang memadai untuk mengangkut ikan.

Sebelumnya Direktur Utama Perum Perindo Fatah Setiawan memastikan pihaknya siap untuk menjadi bagian dari holding atau perusahaan induk BUMN sektor pangan dengan mematuhi seluruh syarat yang diminta oleh Kementerian BUMN.

“Kami optimistis dengan konsolidasi holding ini akan meningkatkan kinerja Perum Perindo dari sisi penjualan, pemasaran, laba, distribusi produk, hingga ketersediaan produk Perum Perindo di pasaran,” kata Fatah.

Kementerian BUMN telah menunjuk Perum Perindo sebagai satu-satunya BUMN di bidang perikanan setelah Perinus masuk ke Perum Perindo dengan sistem merger.

Tak hanya konsentrasi di sisi penjualan, Fatah memastikan Perum Perindo juga memiliki usaha yang sudah berjalan yakni budi daya ikan dan udang, serta pengelolaan pelabuhan perikanan.

Dengan konsolidasi dan merger dengan Perinus, lanjutnya, Perum Perindo akan memiliki satu usaha tambahan yaitu perikanan tangkap.

Ia menyebutkan holding BUMN pangan juga akan mengembangkan fasilitas pemrosesan untuk mengembangkan produk hilir serta mengembangkan kapabilitas rantai dingin logistik. (ahm)

Comments

comments