Bupati Terpilih Sabu Raijua Terancam Dibatalkan

Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Djarot Saiful Hidayat. (Foto : istomewa)

Acuantoday.com, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin mengatakan Bupati terpilih Sabu Raijua Orient P. Riwu Kore bisa dibatalkan, jika dirinya benar warga negara Amerika Serikat (AS).

“Bisa dibatalkan. Kan tidak mungkin WNA jadi kepala daerah di kabupaten kota atau provinsi. Itu konstitusi,” kata Azis kepada wartawan, Kamis (4/2).

Azis menegaskan, Indonesia tidak mengenal sistem dua kewarganegaraan. Menurutnya, kepemilikan dua kewarganegaraan dapat dikategorikan sebagai bentuk penyimpangan.

“Memiliki 2 paspor tidak dikenal di Indonesia. Indonesia tidak memiliki dobel kewarganegaraan. Itu merupakan suatu penyimpangan dari dugaan tindak pidana,” ucapnya.

Lanjut politisi Partai Golkar ini, publik harus sabar menunggu hasil pendalaman dari instansi terkait, soal Orient Patriot khususnya Bawaslu RI dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP).

“Kemudian apakah nanti jika dia memilih paspor Indonesia, dia bisa dilanjutkan, kita tunggu putusan dari instansi dalam hal ini Bawaslu dan DKPP,” jelasnya.

Lebih jauh Azis, proses pengadaan e-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) harus benar-benar dilakukan secara rinci. Ia pun mendorong koordinasi kuat antara kementerian lembaga terkait proses pengadaan e-KTP.

“Pertama ya itu proses e-KTP dukcapilnya harus benar-benar terinci dan detail dan dalam hal ini dalam screening yang dilakukan oleh KPUD itu juga harus melakukan koordinasi dengan Mendagri kemudian dengan Menkumham. Dalam hal ini Direktorat Jenderal Imigrasi,” paparnya.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ikut bergerak menelusuri hal ini. Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh sudah menghubungi langsung Orient P Riwu Kore dan fakta baru terbongkar. Orient Patriot Riwu Kore mengakui punya paspor Amerika Serikat dan paspor Indonesia sekaligus. (rht)

Comments

comments