Buron 3 Tahun, Terpidana Kasus Korupsi di Kemenkop Ditangkap

Ilustrasi - Tim gabungan Kejaksaan Agung dan Kejari Purwokerto terpidana kasus penipuan multi level marketing (MLM) Eliza Kartikasari Nur Faizah. Kamis (1/10) Kejagung merilis penangkapan buronan sejak 10 tahun itu.

Acuantoday.com, Jakarta―Tim Intelijen Kejaksaan Agung berhasil menangkap Rini Yulianthie Fatimah, terpidana buron terkait kasus korupsi pengadaan 8 unit elevator atau lift tahun anggaran 2012 pada Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop-UKM). 

“Tim Intelijen Kejaksaan Agung bersama dengan Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan berhasil mengamankan terpidana yang merupakan DPO Kejari Jakarta Selatan dengan identitas Rini Yulianthie Fatimah, pekerjaan Direktur PT Karuniaguna Inti Semesta/PT KIS,” kata Kasi Intel Kejari Jaksel Odit Megonondo dalam keterangan tertulis, Jumat (15/1). 

Rini tak berkutik saat diciduk petugas di tempat persembunyiannya, Jalan Rawa Cupang, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pagi ini. 

Odit menuturkan, Rini ditetapkan jadi buron usai terbit Putusan Mahkamah Agung (MA) RI Nomor: 1760 K/Pid.Sus/2016 pada 8 Maret 2017 lalu. Putusan MA tersebut, menguatkan vonis hukuman yang menjerat Rini usai dirinya mengajukan upaya hukum dalam perkara ini. 

“Perkara ini merupakan kasus lama yang ditangani jaksa. Pada 2015, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menjerat 2 orang atas nama Samsul Bahri dan Kasyadi dalam perkara yang sama,” tutur Odit. 

Saat itu, Rini divonis hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan. Selain itu, Rini juga dijatuhi pidana tambahan membayar uang pengganti Rp200 juta dikompensasi dengan yang dikembalikan sebesar Rp180 juta. 

Hukuman demikian dijatuhkan terhadap perbuatan Rini dalam kasus korupsi itu, lantaran membuat kerugian negara hingga Rp17.430.534.091. (rwo)

Comments

comments