Calo Surat Keterangan Rapid Test COVID-19 Ditangkap

Dokumentasi - Surat keterangan pemeriksaan kesehatan COVID-19 yang menyatakan seorang non reaktif atau negatif terpapar virus corona atau COVID-19. (Foto - Istimewa)

Acuantoday.com, Jakarta- Polisi menangkap calo rapid test COVID-19 yang meraup keuntungan dengan memanfaatkan situasi pandemi.

Perbuatan melawan hukum itu dilakukan AS, LY dan HS. Polisi menangkap ketiganya saat sedang beraksi menjajakan surat rapid test COVID-19.

Mereka saban hari beroperasi di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. Kerjaannya, menawarkan surat rapid test kepada calon para penumpang kereta, tanpa perlu menjalani tes.

Aksi pencaloan berakhir, saat polisi menangkap mereka pada Sabtu (19/12) malam. “Kami tangkap di tempat terpisah,” kata Yusri saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (20/12).

Selain menjual surat rapid tes COVID-19 tanpa menjalani proses pemeriksaan kesehatan, pelaku juga mengiming-imingi calon pembelinya dengan harga murah.

“Harganya murah di bawah pasaran,” kata Yusri, yang tidak menyebutkan harga pastinya.

Penangkapan berawal dari laporan seorang calon pembeli. Dari situ, polisi melakukan profiling dan berhasil meringkus ketiganya.

“Pelapor memberikan informasi bahwa telah terjadi praktik percaloan hasil rapid test, kemudian dilakuka penyelidikan dan berhasil menangkap para pelaku,” ucap Yusri.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai Rp100 ribu, yang diduga hasil transaksi. Kini mereka menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Pusat untuk pengembangan kasus lebih lanjut.

Selama masa pandemi, pemerintah mewajibkan masyarakat yang akan menggunakan kereta api jarak jauh membekali diri dengan Surat Bebas COVID-19 (Tes PCR/rapid test antibodi) yang masih berlaku (14 hari sejak diterbitkan).

Atau, surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter Rumah Sakit/Puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Tes PCR dan/atau rapid test antibodi, sebagaimana ketentuan yang diatur dalam Surat Edaran (SE) Kemenhub No. 14/2020 dan SE Gugus Tugas COVId-19 No. 9/2020. (rwo)

Comments

comments