Camat Harus Mampu Jadi Linking Pin Pembuatan Kebijakan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat membuka Webinar Nasional "Mendagri Menyapa Camat" Tahun 2020, Rabu (23/9) di Ruang Sasana Bhakti Praja Kantor Kemendagri, Jakarta.

Acuantoday.com, Jakarta- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta camat harus mampu menerjemahkan kebijakan-kebijakan dari kepala daerah agar paralel dengan sistem administrasi pemerintahan.

“Camat mesti menjadi linking pin atau jembatan, agar pembuatan kebijakan yang dibuat oleh para Bupati/Walikota sesuai dengan situasi lapangan,” pesan Mendagri pada Webinar Nasional “Mendagri Menyapa Camat” Tahun 2020, Rabu (23/9/2020) di Ruang Sasana Bhakti Praja Kantor Kemendagri, Jakarta.

Webinar dilakukan dalam rangka Sinergitas Kebijakan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 serta Penegakan Hukum Protokol Kesehatan di wilayah Kecamatan.

Selain itu menurut Mendagri, camat juga harus menjadi jembatan antara para Bupati dengan Kepala Desa. Karena Kepala Desa juga merupakan pejabat yang dipilih langsung oleh masyarakat di tingkat desa. Apalagi camat merupakan orang yang berpengalaman dan memahami betul dinamika di masyarakat.

Namun, Mendagri mengingatkan kebijakan yang dibaut juga harus sesuai dengan norma, prosedur, standar, kriteria yang berlaku di Indonesia. Seluruh regulasi aturan-aturan tersebut harus dipahami betul sebelum memberikan arahan kepada para kepala desa.

“Agar mereka yang dipilih oleh rakyat ini mereka memahami membuat kebijakan yang sejalan dengan seluruh aturan, regulasi, norma-norma, prosedur standar-standar pemerintahan, serta semua kriteria-kriteria yang ada. Sehingga peran Camat menjadi sangat penting sebagai ujung tombak,” ujarnya.

Hal lain yang juga penting juga perlu dipahami seperti keuangan, perencanaan, dan sebagainya. Karena camat memiliki tugas dalam memberikan pencerahan dan meningkatkan kapasitas, serta kemampuan kepala desa.

Pada bagian lain arahannya, Mendagri meminta camat ikut berperan dalam penanganan dan penanggulangan COVID-19 di wilayahnya masing-masing. Camat bisa ikut berkontribusi menyadarkan masyarakat, untuk taat terhadap protokol kesehatan Covid-19.

“Pemahaman ini saya kira penting bagi kita semua karena rekan-rekan Camat adalah pengambil kebijakan dan juga pelaksana kebijakan di lapangan di kecamatannya masing-masing,” tegas Mendagri.(ian)

Comments

comments