Cara Mengatasi Migrain Tanpa Obat-obatan

Ilustrasi biofeedback-- sumber foto webMD.com

Acuantoday.com— Pernahkah anda merasakan sakit kepala sebelah atau akrab disebut migrain? Bagaimana Anda mengatasinya, minum obat? Biasanya jika hanya migrain ringan, bisa diatasi dengan obat-obatan warung. Namun kalau migrain sering kambuh, terpaksa harus sering minum obat penghilang nyeri dan itu bisa berdampak tidak baik, khususnya pada ginjal Anda.

Berikut ini beberapa saran dari WebMD tentang menangani migrain tanpa obat-obatan.

Akupuntur–sumber foto webMD

1.Akupunktur

Dalam praktik tradisional Tiongkok ini, seorang ahli memasukkan jarum kecil ke tubuh Anda pada titik-titik tertentu. Penelitian kecil menunjukkan bahwa ini dapat meredakan nyeri migrain dan juga dapat menurunkan sakit kepala. Tapi Anda juga harus tetap mengikuti perawatan Anda yang lain.

2.Biofeedback

Tubuh Anda merespons rasa sakit dengan perubahan fisik seperti detak jantung lebih tinggi, otot tegang, atau tangan dingin. Dalam biofeedback, sensor mengukur pergeseran ini, lalu memberikan informasi kepada Anda sebagai lampu berkedip atau nada yang dapat Anda dengar. Anda belajar menanggapi umpan balik dan mengendurkan otot Anda. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa hal itu seringkali dapat meredakan sakit kepala dan mengurangi kekambuhan migrain.

Ilustrasi pijat–sumber foto webMD

3.Pijat

Penelitian awal menunjukkan pijat dapat menurunkan jumlah sakit kepala pada beberapa orang. Tapi itu tidak membantu mengatasi rasa sakit pada migrain. Pijat juga dapat meredakan stres, pemicu sakit kepala yang umum.

4.Teknik Relaksasi

Karena migrain sering kali dipicu oleh stres, latihan relaksasi adalah ide yang bagus. Metodenya termasuk pernapasan dalam dan relaksasi otot progresif, di mana Anda menegangkan dan mengendurkan otot-otot di berbagai bagian tubuh Anda. Dengan latihan, teknik ini dapat meningkatkan cara Anda menangani stres, yang dapat mengurangi sakit kepala.

Ilustrasi olahraga– sumber foto webMD

5.Olahraga

Latihan kardio teratur – latihan yang membuat jantung Anda berdebar – bisa membuat perbedaan. Sebuah penelitian di Swedia membandingkan olahraga dengan relaksasi dan obat yang mencegah migrain. Latihan kardio – 40 menit, tiga kali seminggu – bekerja dengan baik sebagai relaksasi atau pengobatan untuk mengurangi rasa sakit dan mengurangi kekambuhan sakit kepala.

Ilustrasi manipulasi tulang belakang— sumber foto webMD

6.Manipulasi Tulang Belakang

Ada beberapa pertanyaan tentang apakah teknik ini, juga disebut “disesuaikan” oleh chiropractor, dapat membantu mengatasi migrain. Tetapi satu penelitian kecil menemukan bahwa itu bekerja sebaik obat untuk mencegah sakit kepala.

Namun ada beberapa risiko dengan perawatan ini, jadi bicarakan dengan dokter Anda sebelum mencobanya.

7.Terapi Bicara

Terapi perilaku kognitif yang berfokus pada perubahan pikiran dan tindakan Anda, dapat membantu Anda mengurangi gejala migrain.

Mengikuti terapi tidak berarti Anda memiliki masalah emosional atau mental. Ini dapat memberi Anda pendekatan baru terhadap situasi yang biasanya membuat Anda sakit kepala. Ini bekerja dengan sangat baik ketika Anda juga melakukan perawatan pencegahan lainnya.

Ilustrasi perubahan diet

8.Perubahan Diet

Beberapa orang menemukan bahwa makanan tertentu memicu migrain mereka. Beberapa penyebab paling umum adalah alkohol, kafein, cokelat, makanan kaleng, daging yang diawetkan atau diproses, keju tua, produk susu yang dibudidayakan (seperti yogurt), MSG, dan aspartam.

Tuliskan makanan dan camilan Anda dalam “buku harian makanan” untuk membantu Anda mengingat apa yang Anda makan sebelum sakit kepala datang. Kemudian hentikan makanan ini satu per satu untuk melihat apakah itu membantu.

Ilustrasi pressure– sumber foto webMD

9.Tekanan

Banyak orang menemukan bahwa memberi tekanan lembut pada kepala, wajah, dan leher selama migrain dapat membantu meringankan rasa sakit. Teknik untuk dicoba:

Tekan garis alis Anda dan di bawah mata Anda.

Gosok pelipis dan rahang Anda dengan gerakan memutar.

Pijat pangkal tengkorak Anda dengan bola tenis.

Berbagai ikat kepala diklaim dapat meredakan nyeri migrain. Harganya tidak mahal dan mungkin patut dicoba.

10.Tidur

Studi menunjukkan bahwa kurang tidur dan migrain sering kali berjalan seiring. Jadi pikirkan kembali rutinitas Anda. Hal-hal untuk mencoba menutup mata dengan lebih baik:

Jangan membaca, menonton TV, atau mendengarkan musik di tempat tidur.

Jangan tidur siang.

Jangan makan makanan berat dalam beberapa jam sebelum tidur.

Jangan gunakan ponsel, laptop, atau tablet Anda pada waktu tidur.

Pertahankan Kebiasaan Baik

Gaya hidup Anda dapat berdampak besar pada seberapa sering Anda mengalami sakit kepala. Kiat-kiat ini dapat membantu:

Jangan melewatkan makan.

Tetap terhidrasi.

Berolahragalah secara teratur.

Pertahankan berat badan yang sehat. ***dian

 

Comments

comments