Dalam Sepekan, Hampir Setengah Juta Warga AS Terpapar Virus Corona

Seorang pelayan berbicara kepada tamu di meja makan di sebuah restoran pop up yang dibuat di Times Square untuk 'Taste of Times Square Week' saat pandemi penyakit virus korona (COVID-19) di Manhattan, New York City, New York, Amerika Serikat, Jumat (23/10)./ Foto:/Reuters/Carlo Allegri

 Acuantoday.com – Dalam tujuh hari terakhir hampir setengah juta orang di Amerika Serikat tertular virus corona jenis baru.

Reuters melaporkan, pada minggu lalu lebih dari 5.600 orang di seluruh AS meninggal akibat COVID 19, dan jumlah pasien rawat inap melonjak 13 persen.

Illinois, yang menjadi zona merah dalam beberapa pekan terakhir, melaporkan lebih dari 31.000 kasus baru dalam tujuh hari terakhir.

Guna membendung lonjakan tersebut, Gubernur Illinois J.B. Pritzker kembali memberlakukan pembatasan di enam dari 11 wilayah.

Makan dalam ruangan di bar dan restoran akan dihentikan sementara pada Rabu (28/10) dan pertemuan akan dibatasi untuk maksimal 25 orang. Daerah-daerah yang terkena pemberlakuan itu termasuk beberapa di pinggiran Chicago.

Sejumlah negara bagian lain telah menarik rencana untuk membuka kembali ekonomi demi mengekang penyebaran virus, pada saat suhu lebih dingin melanda sebagian besar negeri.

Gubernur Idaho Brad Little pada Senin (26/10) mengumumkan pertemuan dalam ruangan hanya boleh dihadiri maksimal 50 orang. Jumlah orang yang hadir pada pertemuan di luar ruangan juga akan dibatasi menjadi 25 persen dari kapasitas penuh.

Para pakar kesehatan meyakini bahwa kasus penularan virus melonjak akibat pertemuan sosial secara pribadi, suhu yang lebih dingin sehingga mendorong orang berada di dalam ruangan, serta kelelahan warga atas tindakan pencegahan COVID-19.

Di luar kawasan Midwest, Kota El Paso di Texas juga menghadapi lonjakan kasus yang membebani rumah sakit setempat.

Otoritas setempat mendirikan sebuah fasilitas perawatan alternatif untuk membantu meringankan pusat medis. (Yuka/Antara)

 

Comments

comments