Dalam Setahun Kejagung Klaim Selamatkan Uang Negara Rp 19 Triliun

Ilsutrasi - Ekspos Kinerja Kejaksaan Agung. Dalam ekspos kinerja selama setahun, Senin (26/10) lembaga Korps Adhyaksa itu mengklaim telah menyelamatkan kerugian negara senilai Rp19,6 triliun dan RM1.412./Foto : Antara

Acuantoday.com, Jakarta- Kejaksaan Agung (Kejagung) mengekspos hasil kinerjanya dalam satu tahun terakhir. Fokusnya, terhadap penyelamatan uang negara akibat tindak pidana, baik korupsi, pidana khusus hingga perdata dan tata usaha negara.

Salah satu kasus yang dibanggakan, terkait pengusutan kasus korupsi PT Asusransi Jiwasraya yang membikin rugi negara hingga Rp16,8 triliun.

“Perkara tindak pidana korupsi yang menarik perhatian, penuntutan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dana investasi oleh PT Asuransi Jiwasraya dengan enam terdakwa dan 13 manajer investasi selaku pelaku korporasi yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp16.807.283.375.000,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/10).

Dalam bidang pidana khusus, Hari mengklaim, Korps Adhyaksa, telah menyelamatkan kerugian negara senilai Rp19,6 triliun dan RM1.412.

Hari menjelaskan, rincian kasus yang ditangani dalam pidana khusus itu, mulai dari kasus importasi tekstil pada Direktorat Bea Cukai 2018, yang menyelamatkan kerugian negara senilai Rp1,6 triliun hingga perkara Danareksa yang membuat negara merugi sebesar Rp150 miliar.

“Dalam bidang pidana khusus aset yang berhasil dipulihkan dari hasil barang rampasan senilai Rp496 miliar,” katanya

Sedangkan dalam bidang perdata dan tata usaha negara, Kejagung telah berhasil mengembalikan kerugian keuangan negara sebesar Rp253 miliar. Sementara untuk hasil pengusutan kasus di Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia, sedikitnya kerugian keuangan negera sebesar Rp10 triliun ditambah 406 ribu dolar AS, berhasil dipulihkan.

Tak hanya pengusutan kasus korupsi, Kejagung juga memaparkan kinerjanya dalam 101 buronan ditangkap di beberapa wilayah, baik dalam dan luar Indonesia.

“Kerugian negara yang terkumpul dari para buronan yang ditangkap Rp882 miliar,” ujarnya.(rwo)

Comments

comments