Dampak Jokowi ke Yogya, Greget Wisatawan Terasa di Malioboro

Libur Isra Mi'raj dan Nyepi wisatawan berkunjung ke Malioboro.(Foto :Chaidir/Acuantoday.com)

Acuantoday.com, Yogyakarta- Kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Yogyakarta memiliki dampak adanya greget wisata.

Hal ini dirasakan selama liburan Isra Mi’raj dan Nyepi, sejak Rabu (10/3) hingga Jumat (12/3) ada peningkatan jumlah wisatawan di Malioboro.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro, Ekwanto mengungkapkan meski jumlah wisatawan tak seperti masa sebelum pandemi Covid-19, namun kawasan Malioboro terpantau ramai sejak kehadiran Presiden Jokowi ke Yogyakarta melihat secara langsung pelaksanaan vaksinasi Civud-19 beberapa waktu lalu.

Pengunjung terlihat berkegiatan di jalur pedestrian Malioboro, namun masih memungkinkan jaga jarak satu sama lain, tidak sampai kondisi yang saling berdesakan.

Kepala UPT Malioboro, Ekwanto. (Foto : Chaidir/Acuatoday.com)

Seperti diketahui untuk memulihkan perekonomian dan keamanan kawasan Malioboro, Tugu, dan Kraton, pada awal Maret 2021 dilaksanakan vaksinasi massal. Menurut Ekwanto, sejak adanya vaksinasi jumlah pengunjung cenderung meningkat.

“Mungkin selain setelah divaksin, juga ngepasi ada libur. Tadi malam sudah mulai ramai. Mungkin weekend besok ini kalau tidak hujan pasti ramai,” kata Ekwanto.

Tren meningkat ini Ekwanto anggap dampak dari Jokowi yang sering muncul di televisi, dan menyatakan sudah 19.000 pedagang di Malioboro dan sekitarnya telah divaksin.

“Mungkin itu juga berikan trust kepada publik bahwa Malioboro dan Pasar Beringharjo sudah lebih aman,” kata Ekwanto.

Untuk antisipasi penerapan protokol kesehatan dari peningkatan pengunjung ini, Ekwanto bekerja sama dengan pihak terkait untuk membantu. Beberapa di antaranya seperti satuan polisi pamong praja, dinas perhubungan, polisi, dan lainnya. (Chaidir)

Comments

comments