Demo Berakhir Damai, Ormas Islam Sampaikan Surat Penyataan Sikap ke Kedubes Prancis

Salah satu orator demo di Kedutaan Prancis, Ustaz Haikal Hasan memberikan surat pernyataan sikap penolakan umat Islam atas ucapan Presiden Macron di Jakarta, Senin (2/11)./Foto: Acuantoday.com (Rohman Wibowo)

Acuantoday.com, Jakarta―Massa aksi demonstrasi yang mengecam Presiden Prancis Emmanuel Macron atas ucapannya yang menyakiti umat Islam, bubar secara tertib, pukul 16.30 sore.

Peserta unjuk rasa yang yang hampir semuanya berpakaian serba putih itu meninggalkan titik demo yang terpusat di depan Halte Sarinah, Jalan MH Thamrin, Senin (2/11).

Mobil komando yang berisi Ustaz Haikal Hasan dan Habib Al Habsyi putar balik ke arah Jalan Kebon Kacang.

Sebelum mengakhiri demo, Haikal menghampiri polisi untuk menyerahkan surat pernyataan sikap, untuk diteruskan ke Kedubes Prancis. Pada aksi penutup, massa aksi sempat membakar poster Presiden Macron

Dirintelkam Polda Metro Jaya, Kombes Hirbak selaku yang menerima surat pernyataan sikap itu menuturkan surat akan disampaikan pada hari ini.

Ia juga mengapresiasi jalannya demo yang berlangsung dari pukul 13.20 siang itu berlangsung secara kondusif.

“Demo kali ini aman. Tidak ada sama sekali gesekan dengan petugas, ya walau tadi ada orator yang sebut jangan takut ditangkap sama polisi,” katanya.

Dalam surat pernyataan yang diterima polisi, salah satunya menegaskan umat Islam Indonesia menuntut Presiden Macron untuk meminta maaf dan mengancam akan berdemo lagi, bila tak digubris.

Sebab, wajib hukummnya menentang pihak yang menghina Islam.

“Dalam ajaran Islam menghina Allah dan Rasul adalah tindak kejahatan dan hukumnya wajib melawan mereka yang melakukannya,” kata salah seorang orator membacakan isi pernyataan sikap. (rwo)

Comments

comments