Demokrat Minta Pemerintah Tegas terhadap Pelanggar Prokes

Selebriti Raffi Ahmad saat menjalani penyuntikan vaksin di Istana Kepresidenan, Rabu (13/1)./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta―Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Syarief Hasan meminta pemerintah tegas menindak siapa pun yang melanggar protokol kesehatan (prokes) di saat jumlah positif Covid-19 terus meningkat. 

“Pemerintah seharusnya mampu menekan laju penyebaran pandemi Covid-19 di Indonesia dengan berbagai sumber daya yang dikelola oleh pemerintah,” kata Syarief Hasan lewat keterangan tertulisnya, Sabtu (16/1).

Syarif menyarankan pemerintah lebih baik fokus dalam menghambat laju penyebaran Covid-19 karena kondisi ini akan terus berpengaruh terhadap ekonomi, sosial dan sektor lainnya jika hulu masalahnya tidak diselesaikan.

Menurut Wakil Ketua MPR RI, meningkatnya jumlah positif Covid-19 ini tidak lepas dari lemahnya penegakan aturan dari Pemerintah, dimana masih terlihat Pemerintah tegas pada pihak-pihak tertentu, dan lemah pada yang lain. 

“Banyaknya kasus disebabkan oleh karena kurangnya kepatuhan terhadap protokoler kesehatan. Pemerintah harus mengembalikan kepercayaan masyarakat dengan bersikap tegas tidak pilih kasih dalam implementasi New Normal,” ucapnya.

Dikatakan Syarief Hasan, Pemerintah saat ini sudah diberikan anggaran cukup besar dalam penanganan pandemi Covid-19, hingga perlu ada keseriusan untuk menekan penyebaran virus ini. 

“Pemerintah kan telah dibekali dengan anggaran yang sangat besar untuk penanganan dan penekanan laju Pandemi Covid-19,” jelasnya. 

Syarief Hasan tetap mendorong Pemerintah untuk mempercepat melakukan vaksinasi, khususnya kepada rakyat kurang mampu.

“Vaksinasi ini penting agar kekebalan tubuh masyarakat semakin meningkat dalam menghadapi Pandemi yang tidak kunjung usai ini,” tutupnya.

Diketahui, kasus harian positif Covid-19 di Indonesia kembali mencetak rekor tiga hari terakhir.

Berdasarkan data dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 menunjukkan kenaikan kasus positif harian mencapai 12.818 kasus pada Jumat, (15/1/2021). 

Angka ini adalah angka kasus harian tertinggi sejak Covid-19 masuk ke Indonesia pada awal Maret 2020, sehingga total kasus menjadi 882.418 kasus dan 25.484 diantaranya meninggal dunia. (rht)

Comments

comments