Demokrat Minta Semua Pihak Beri Kesempatan Pemerintah Vaksinasi COVID

Vaksin Flu-- sumber foto timesofindia.indiatimes.com

Acuantoday.com, Jakarta- Partai Demokrat mendukung upaya pemerintah secepatnya melakukan vaksinasi di tanah air. Untuk itu, semua pihak diminta memberikan kesempatan kepada pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran pandemi virus corona tersebut.

“Saya rasa kita semua perlu memberikan kesempatan kepada upaya pemerintah itu,” ucap Wakil Ketua MPR RI Syarif Hasan saat menghadiri acara Seminar Nasional Kebangsaan MPR RI, di kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/10).

Syarief Hasan yang kini duduk sebagai Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat berharap pemberian vaksin mudah-mudahan membuat rakyat Indonesia terhindar dari virus.  Meski ada yang meragukan keampuhannya, setidaknya ada solusi yang nyata dalam penanganan pandemi ini.

“Saya kira wajar. Menurut saya itu bukan ketakutan tapi hanya khawatir saja.  Tapi, jangan juga perasaan masyarakat itu dibiarkan saja.  Kalau saya amati, masyarakat hanya butuh pemahaman yang jelas seputar vaksin, manfaat dan dampak-dampaknya buat mereka,” imbuhnya.

Mantan Menteri Koperasi itu berharap, Pemerintah gencar melakukan sosialisasi dengan berbagai bentuk yang tentunya mudah dicerna masyarakat terutama rakyat kecil.  Yang paling penting, ketika vaksin disebarkan harus dengan biaya yang terjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Kalau perlu digratiskan saja sekalian.
Jika memang tidak memungkinkan gratis atau murah, dilakukan subsidi silang.  Intinya, jangan sampai membebani rakyat kecil yang keadaannya sudah sangat terpuruk,” tutupnya.

Ia meminta masyarakat tidak perlu takut melakukan vaksinasi setelah vaksin sudah tersedia. “Untuk masyarakat, jika sudah tersedia, saya himbau jangan takut lakukan vaksinasi.  Sebab ini demi keselamatan kita semua juga,” tegansya.

Syarief menekankan vaksin sangat diperlukan sebagai langkah upaya pertahanan diri dari serbuan virus yang tidak jelas kapan berakhirnya.

“Yang saya khawatirkan, jika tidak ada vaksin maka akan lebih memperburuk situasi.  Kita hari demi hari menjadi semakin was-was.  Sementara itu, korban terus berjatuhan. Ketika itu dibiarkan terjadi, penanganannya akan jauh lebih sulit nanti,” ucapnya. (rht)

Comments

comments