Demokrat Ungkap Skenario Buruk Jika Kudeta Berhasil

Foto:Antara

Acuantoday.com, Jakarta―Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya mengatakan, Partai Demokrat akan mengalami kemalangan jika Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengambil aliha pucuk kepemimpinan partai Demokrat dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Nasib Partai Demokrat juga akan malang jika terjadi dua kepengurusan, dua ketua umum yang kemudian dua-duanya dianggap tidak sah oleh negara,” kata Riefky kepada wartawan, Sabtu (6/2).

Menurut Riefky, jika skenario buruk Moeldoko mengambil alih pucuk pimpinan partai berjalan lancar, maka Partai Demokrat dipastikan akan absen di Pemilu 2024.

“Jika dua skenario buruk itu terjadi, Partai Demokrat tak lagi bisa berpartisipasi pada Pemilu 2024 dan Pilkada,” ucapnya.

Karenanya, kata dia, demi nasib dan jutaan kader Partai Demokrat menghadapi kudeta, pihaknya ingin berjuang agar kedaulatan dan kelangsungan hidup Partai Demokrat tetap terjaga.

Dikatakan Riefky, gagalnya aksi Moeldoko dengan gerbongnya membuktikan jika kader Partai Demokrat solid. 

“Membuktikan Demokrat tetap solid dan terlahir sebagai partai ideologis, menjunjung tinggi integritas, dan kehormatan,” jelasnya.

Riefky menuturkan, langkah Moeldoko yang sudah menyiapkan anggaran untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) adalah bentuk keseriusan mereka untuk merebut pucuk pimpinan partai dari AHY. 

“Semua ini membuktikan bahwa upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat oleh pihak luar itu nyata, dan serius. Karena uang sudah mulai digelontorkan,” tutupnya. (rht)

Comments

comments