Di Sidoarjo, Pelanggar Protokol Kesehatan Dihukum Berdoa di Makam Korban COVID-19

Pelanggar protokol kesehatan sedang melakukan doa bersama di makam khusus korban COVID-19, di pemakaman Delta Praloyo, Sidoarjo.Antara

Acuantoday.com, Sidoarjo –Aparat penegak hukum di Sidoardjo, Jawa Timur, punya cara “unik” untuk membuat para pelanggar protokol kesehatan jera. Mereka diminta berdoa bersama di makam khusus korban COVID-19.

“Rupanya hukuman sosial  membersihkan fasilitas umum belum mendapatkan efek jera. Sehingga kami berinisiatif menyuruh para pelanggar itu berdoa di makam khusus korban COVID-19 ,” ujar Kepala Kepolisian Resor Kota Sidoarjo Komisaris Besar Polisi Sumardji, di Sidoarjo, Sabtu (5/9)

Mereka yang pertama kali merasakan hukuman berdoa di makam adalah para pelanggar prokotol kesehatan yang terjaring  razia aparat gabungan TNI, Polri dan Satpo PP,  baru – baru ini.

Sebanyak 54 orang, malam itu,  digiring  ke pemakaman Delta Praloyo, Sidoarjo, tempat para korban COVID -19 dikuburkan. Mereka diminta berdoa bersama.

“Para pelanggar itu rata-rata tidak mengenakan masker saat keluar rumah,” kata Sumardji.

Selain tak mengenakan masker, menurut Sumardji, warga terjaring razia karena melanggar jam malam.

Sebenarnya aparat penegak hukum di Sidoarjo  sudah sering melakukan razia dan memberi sanksi sosial pada para pelanggar. Namun nyatanya masih banyak warga yang membandel, mengabaikan protokol kesehatan.

Karenanya muncul ide memberi ‘hukuman’ berupa doa berama  di makan khusus korban COVID -19 pada para pelanggar protokol kesehatan.

“Ini salah satu upaya untuk membuat mereka jera. Selain itu, ini untuk menyampaikan pesan ke warga Sidoarjo bahwa  bahaya COVID-19 itu nyata,” kata Sumardji. (Rostiana)

 

 

Comments

comments