Dibahas DPR Aceh, Merokok di Tempat Umum Dipenjara Tiga Hari

Acuantoday.com, Banda Aceh –  Merokok sembarangan di tempat umum  bisa dipenjara tiga hari atau denda paling banyak Rp500 ribu.

Aturan itu terutang dalam rancangan qanun Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang sedang dibahas oleh DPR Aceh.

“Kita menargetkan rancangan qanun tentang KTR ini dapat disahkan paling telat sampai 23 Desember 2020,” kata Ketua Pansus KTR DPR Aceh , Purnama Setia Budi,  Kamis (26/11).

Purnama menyebutkan, lokasi yang dilarang merokok sesuai qanun KTR antara lain seperti di fasilitas kesehatan, institusi pendidikan, arena kegiatan anak-anak, tempat ibadah, angkutan umum, arena olahraga, kerja, serta tempat umum lainnya.

“Jika kedapatan merokok di lokasi tersebut, bisa dipidana dengan hukuman penjara maksimal tiga hari atau denda sebesar Rp500 ribu,” ujarnya.

Purnama menyampaikan, rancangan qanun KTR itu juga mengatur tentang larangan memproduksi rokok, menjual atau membeli rokok, bahkan penyelenggaraan iklan rokok hingga promosi di lokasi KTR.

“Apabila itu dilanggar akan dipidana kurungan paling lama tujuh hari dan juga membayar denda maksimal Rp500 ribu,” ucap dia.

Purnama menambahkan, pihaknya telah menerima banyak masukan melalui rapat dengar pendapat umum (RDPU), semua itu menjadi pertimbangan pansus guna penyempurnaan qanun.

“Rancangan qanun KTR sudah beberapa kali direncanakan, ini yang keempat, maka menjadi tantangan buat kita supaya ini bisa diparipurnakan,” ujar Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bireuen, Aceh itu. (Iwan).

 

 

 

Comments

comments