Dicurigai Akan Anarkis, Puluhan Pemuda Dibekuk Polisi

Polisi mengamankan pemuda yang diduga berencana provokatif saat aksi mahasiswa di Palembang, Rabu (7/10)/Foto:Antara

Acuantoday.com, Palembang – Puluhan pemuda diringkus polisi dalam demonstrasi menolak pengesahan RUU Cipta Kerja, di simpang lima DPRD Sumatera Selatan,  Palembang, Rabu (7/10).

Mereka dicurigai akan bertindak anarkis karena membawa senjata tajam dan bom molotov.

“Ada 70-an orang yang kita amankan. Ternyata sudah ada yang menyiapkan bom molotov dan senjata tajam,” kata Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji.

Antara mewartakan, puluhan pemuda itu diamankan sebelum aksi demontrasi berelangsung. Polisi yang menyisir sekitar lokasi aksi mendapati kelompok remaja yang mencurigakan.

Polisi menggiring  mereka ke Polrestabes Palembang dan senjata tajam dan bom molotov.

Sementara aksi massa penolakan Omnibus Law di Simpang Lima DPRD Sumsel diikuti ribuan mahasiswa dari berbagai Universitas di Sumsel, seperti Universitas Sriwijaya, UIN Raden Fatah Palembang, Universitas Muhammadiyah Palembang, dan Universitas PGRI Palembang.

Dimulai pukul 12.30 WIB, semula aksi demontrasi digelar di depan gerbang DPRD Sumsel, namun akhirnya massa bergeser ke taman simpang lima.

Kombes Pol Anom menyebut aksi massa itu tidak berizin. “Kami mohon aksi mahasiswa tetap tertib, jangan mau terpancing dengan provokator yang suka menyusup barisan,” katanya.  (Yonas)

Comments

comments