Didominasi Narkoba, 113 Polisi Dipecat Sepanjang 2020

Ilustrasi - Narkoba di kalangan Anggota Polri. Sepanjang Tahun 2020 Mabes Polri telah memberhentikan atau memecat secara tidak hormat 113 polisi, kebanyakan di antaranya karena terjerat kasus narkoba./Foto : Antara

Acuantoday.com, Jakarta- Polri mencatat, sepanjang Januari hingga Oktober 2020, sebanyak 113 polisi dipecat secara tidak hormat karena terbukti melakukan pelanggaran berat. Kebanyakan dari mereka terjerat kasus narkoba.

“Tindakan tegas polisi yang terlibat berbagai pelanggaran berat khususnya narkoba dipecat. Sepanjang Januari sampai Oktober ada 113 orang,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono dalam keterangan tertulisnya, Minggu (25/10).

Argo menjelaskan, status hukum para polisi yang terlibat dalam kasus narkoba sudah ada yang berkekuatan hukum tetap atau inkrah dan sebagian lagi masih berproses di persidangan.

Merespons banyaknya polisi yang dipecat karena narkoba, Argo memastikan setiap anggota Polri yang terlibat, baik sebagai pemadat kurir, apalagi bandar bakal ditindak secara tegas.

Tak tanggung-tanggung, hukuman terberat yang menanti adalah hukuman mati. “Komitmen Kapolri sangat jelas dan tegas. Anggota yang terlibat harus dihukum mati karena sebenarnya dia tahu undang-undang dan dia tahu hukum,” kata Argo.

Sebelumnya, Ditresnarkoba Polda Riau menangkap Kompol IZ yang diduga membawa 16 kilogram sabu bersama rekannya berinisial HW, Jumat (23/10).

IZ selaku Kepala Identifikasi Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau itu, bahkan mesti ditembak di bagian bahu, karena berusaha mencoba kabur. Sedangkan rekannya menngalami luka sobek di bagian kepala. Mobil yang digunakan tersangka melaju kencang usai kedapatan bertransaksi dengan dua orang yang membawa ransel berisi narkoba.

Baik IZ dan HW diduga berperan sebagai kurir, yang di bawah kendali seorang bandar berinisial HR. Polisi pun kini masih mengejar bandar narkoba tersebut.(rwo)

Comments

comments