Diduga Anarko, Polisi Tangkap 40 Orang di Dekat Istana

Patroli Polda Metro Jaya mengamankan puluhan pendemo UU Ciptaker. Mereka diduga kelompok anarko./Foto: Dok. Dirlantas Polda Metro Jaya.

Acuantoday.com, Jakarta―Polisi mengamankan sebanyak 40 orang yang diduga kelompok Anarko, Kamis (8/10). Mereka hendak merangsak masuk ke kawasan Istana Merdeka untuk berunjuk rasa menolak pengesahan Omnibus Law UU Ciptaker. 

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Yogo menjelaskan, mereka berpakaian serba hitam, seraya mengibarkan bendera khas paham Anarko. Kelompok ini, sebagian berkonvoi motor dan lainnya berjalan kaki menuju Medan Merdeka Utara.

“Kami lakukan razia tangkapi mereka. Sejak pagi kami sudah tangkap kurang lebib 40 anak-anak remaja. Termasuk yang ditangkap hari ini kurang lebih 30-an di amankan di kolong layang Semanggi,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (8/10).

Gerombrolan ini, diterangkan Sambodo, merupakan gabungan dari lintas daerah di Jabodetabek hingga Bandung. 

“Para remaja ini ada yang berasal dari Serang, Tangerang, Bogor dan ada juga Bandung,” ucapnya. 

Setelah diciduk polisi, mereka digiring ke Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan dan setelah itu diarahkan menjalani rapid test COVID-19.

Menurut Sambodo, kelompok ini bergerak dipicu oleh pesan berantai yang didapat dari media sosial. Dalam pesan berantai itu tertulis ajakan untuk berbuat kerusuhan menolak UU Ciptaker.

“Remaja-remaja tanggung, anak-anak sekolah yang tidak jelas tujuan tapi ketika kami periksa ponselnya semua ada ajakan demo. Dikhawatirkan ini kelompok-kelompok anarko yang memang di beberapa kota selalu buat kerusuhan. Karena tujuan mereka satu merusak,” ungkap Sambodo.

Satu hari sebelumnya, polisi juga mengamankan 18 pemuda di depan gedung DPR/MPR yang diduga dari kelompok Anarko. Pemantik Mereka pun serupa, mendapat pesan berantai bahwa akan terjadi kerusuhan terkait demonstrasi menolah UU Ciptaker. (rwo)

Comments

comments