Didukung Politisi Golkar Kodam Jaya Turunkan Baliho Habib Rizieq

Anggota TNI dari Kodam Jaya menurunkan baliho bergambar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab.(Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta- Anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono mendukung langkah TNI menurunkan baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Menurut Dave, langkah yang dilakukan oleh Anggota TNI atas perintah Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurahman merupakan ketegasan seorang Pangdam, untuk menindak pihak yang mengganggu persatuan Indonesia.

“Ini bukti dari ketegasan Pangdam untuk menindak suatu hal yang dapat mengganggu persatuan di Indonesia,” Dave saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat (20/11).

Buat Dave, ketegasan Pangdam Jaya untuk membubarkan Ormas FPI bukan tanpa dasar. Dave meyakini Pangdam memiliki informasi yang akurat.

“Berdasarkan aturan dan informasi yang akurat, tidak mungkin seorang panglima secara gegabah. Bilamana hal itu sesuai aturan, saya akan dukung,” ucapnya.

Politisi Partai Golkar ini menilai, pernyataan Pangdam Jaya tidak berniat memecah belah. Justru, pernyataan itu sebagai tindak lanjut instruksi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk menjaga persatuan Indonesia.

“Bukan memecah-belah. Dia katakan begitu kan, untuk menegakkan persatuan dan kesatuan,” jelasnya.

Sebelumnya, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyatakan sikap tegas akan menindak siapapun yang coba mengganggu persatuan Indonesia. Bahkan ia secara spesifik menyebut nama ormas Islam FPI dan Rizieq Shihab.

Dudung Abdurachman menyampaikan ia telah memerintahkan bawahannya untuk menurunkan baliho Rizieq soal Revolusi Akhlak. Ia juga mengusulkan pembubaran FPI yang menurutnya sudah makin sewenang-wenang.

“Jangan seenaknya sendiri, seakan-akan dia paling benar, enggak ada itu. Jangan coba-coba pokoknya. Kalau perlu FPI bubarkan saja itu, bubarkan saja. Kalau coba-coba dengan TNI, mari,” ujar Dudung usai apel di Monumen Nasional, Jakarta. (rht)

Comments

comments