Digagalkan Penyelundupan 40 ribu Benih Lobster

Petugas memperlihatkan benih lobster yang berupaya diselundupkan menggunakan kapal Pelni, Minggu (6/12). (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Batam- Otoritas pelabuhan Batuampar, Batam berhasil menggagalkan penyelundupan sekitar 40 ribu benih lobster di kapal KM Kelud yang sandar di Pelabuhan Batuampar, Batam, Kepulauan Riau.

Benih lobster sebanyak itu dibawa tiga orang tersangka yang diselundupkan dari Jakarta dengan cara menumpang KM Kelud milik PT Pelni ke Batam, dan akan dibawa ke luar negeri.

“Penyisiran dilakukan dengan tidak mengizinkan seluruh penumpang turun ketika KM Kelud bersandar di Pelabuhan Batu Ampar,” kata Kepala Cabang Pelni Batam, Agus Suprijatno pada Minggu (6/12).

Agus menjelaskan pihaknya bersama nahkoda KM Kelud, kru kapal bersama Kepala KSOP setempat serta pihak berwajib menyisir seluruh ruangan kapal untuk memastikan dan mengungkap pembawa benih lobster ilegal di KM Kelud saat memasuki Pelabuhan Batu Ampar.

Berdasarkan penyisiran ditemukan dua koper berukuran 32 inci yang memuat masing-masing 50 kantong. Tiap kantong itu berisikan masing-masing 400 ekor benih lobster.

Di dalam kapal juga ditemukan oksigen, bersama tiga orang tersangka yang membawanya.

“Pelni menyerahkan seluruh barang bukti dan tiga orang pelaku kepada pihak yang berwajib untuk diproses secara hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata dia.

Pengungkapan upaya penyelundupan itu bermula dari informasi adanya benih lobster di KM Kelud, setelah kapal berangkat dari Tanjungpriok.

Atas informasi itu, seluruh pihak terkait di Tanjungpriok berkoordinasi dengan nahkoda, KSOP dan Pelnni Cabang Batam.

Dalam kesempatan itu Agus menyampaikan, Pelni mengajak seluruh pihak dan masyarakat agar mematuhi peraturan yang berlaku terkait dengan barang bawaan penumpang.

“Kami mengajak semua ‘stakeholder’ dan masyarakat agar tunduk pada peraturan terkait dengan barang bawaan penumpang demi kenyamanan dan keamanan kita semua,” kata Agus Suprijatno.(har)

Comments

comments