Dipanggil Polda Metro Soal Status Medsos, Ahli Tata Kota Marco Mangkir

Ilustrasi - Informasi dan komunikasi dengan mudah diakses melalui media sosial (medsos) melalui perangkat telepon seleluar. (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta―Mantan Ketua Bidang Pengelolaan Pesisir Tim Gabungan untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Gubernur DKI Jakarta yang juga dikenal sebagai Ahli Tata Kota, Marco Kusumawijaya mangkir dari pemanggilan polisi.

Kanit V Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kompol Immanuel P Lumbantobing menjelaskan, tidak ada konfirmasi tentang alasan Marco mangkir dari pemeriksaan tentang tulisannya di sosial media.

“Tidak datang. Jadi, pekan depan kita rencanakan panggilan kedua untuknya,” kata Kompol Immanuel dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/2).

Sebagai informasi, Marco Kusumawijaya dilaporkan terkait tulisannya tanggal 4 Desember 2020 tentang pembangunan Pantai Indah Kapuk (PIK) Boulevard, Jakarta Utara.

Meski pihak kepolisian belum menjelaskan tulisan Marco yang mana dan siapa pelapornya, Marco yang sudah jadi tersangka diancam dengan Pasal 27 ayat 3 Juncto Pasal 45 ayat 3 dan/atau Pasal 27 ayat 4 Juncto 45 ayat 4 dan/atau Pasal 28 ayat 2 Juncto Pasal 45A ayat 2 Juncto Pasal 36 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP. (mmu)

Comments

comments