Disdikpora Minta “Restu” Ortu Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Kepala Disdikpora Kota Yogya Budi Santoso Asrori.(Foto : Chaidir/Acuantoday.com)

Acuantoday.com, Yogyakarta- Pemerintah merencanakan pembelajaran tatap muka di kelas rencananya akan mulai digelar pada Juli mendatang.

Namun Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta tetap akan meminta “restu” atau persetujuan dari setiap orangtua murid terlebih dahulu.

Menurut Kepala Disdikpora Kota Yogya Budi Santoso Asrori, semua tetap bergantung dari orangtua apakah memberikan izin atau tidak.

“Targetnya memang mulai semester dua atau Juli. Tapi kan kita tidak tahu ke depan seperti apa. Yang jelas kita tetap minta izin dulu ke orangtua,” ujar Budi Santoso, Selasa (2/3/2021).

Dijelaskan, dari aspek kesiapan sarana dan prasarana, lembaga pendidikan formal di Kota Yogya sudah siap untuk menggelar pembelajaran tatap muka, terutama untuk jenjang TK, SD dan SMP yang menjadi kewenangan Disdikpora Kota Yogya. Proses simulasi penerapan protokol kesehatan di sekolah juga sudah diselesaikan, baik sekolah negeri dan swasta.

Sejumlah evaluasi untuk penerapan protokol kesehatan pun berhasil dijalankan. Terutama bagi sekolah swasta yang mendapatkan catatan selama simulasi. Di antaranya menyangkut jumlah thermogun agar ada penambahan maupun penanda physical distancing di lingkungan sekolah.

“Artinya, dari unsur infrastruktur kita sebetulnya sudah siap. Tetapi kan kondisinya masih seperti ini. Harapan kita besok Juli itu sudah berangsur baik,” imbuh Budi.

Terkait dengan tahapan vaksinasi bagi tenaga pendidik dan kependidikan, menurut Budi, tinggal menunggu jadwal dari Dinas Kesehatan. Data tenaga pendidik dan kependidikan yang ada di jenjang TK hingga SMP di Kota Yogya juga sudah diserahkan ke Dinas Kesehatan.

Totalnya mencapai sekitar 8.000 orang yang meliputi guru, karyawan hingga tukang kebun di sekolah. Vaksinasi tersebut tidak hanya penting bagi tenaga pendidikan dan kependidikan melainkan juga bagi anak didik.

Hal ini karena pembelajaran tatap muka sudah cukup lama tertunda dan banyak yang berharap untuk segera dimulai. Meski selama ini pembelajaran daring tetap digelar, namun dalam hal tertentu materi pelajaran akan lebih mudah disampaikan dengan tatap muka. (Chaidir)

Comments

comments