Ditangkap KPK, Wali Kota Cimahi Punya Kekayaan Lebih dari Rp.8 Miliar

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (kedua kiri) bersama Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan (kiri), Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna (kedua kanan), Pj Wali Kota Bandung Muhamad Solihin (kanan) menunjukan naskah kerja sama pembangunan sistem angkutan masal (LRT) yang telah ditandatangani di Aula Timur Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Senin (4/6/2018). Penandatangan kerja sama pembangunan LRT Bandung Raya tersebut bertujuan untuk menunjang proyek kereta cepat Jakarta-Bandung./Foto :Antara/ Raisan Al Farisi

Acuantoday.com, Jakarta – Wali Kota Cimahi Ajay Muhamma Priatna yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki total kekayaan Rp 8.179.534.310.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada situs https://elhkpn.kpk.go.id, Ajay terakhir melaporkan kekayaannya ke KPK pada 21 Februari 2020 atas kekayaan yang diperolehnya selama tahun 2019 sebagai Wali Kota Cimahi.

Ajay memiliki harta terdiri dari delapan bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Bandung, Sukabumi, Kota Cimahi, dan Kota Bogor. Ia juga memiliki dua bidang tanah di Bandung dan Kota Cimahi.

Total harta Ajay dari tanah dan bangunan yang dilaporkannya tersebut senilai Rp7.398.111.000.

Ia juga memiliki harta berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp3,610 miliar terdiri dari mobil Nissan Elgrand, Toyota Fortuner, Nissan X-Trail, Mercy Sedan, dan Land Cruiser.

Ajay juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp200 juta serta kas dan setara kas Rp1.810.060.407.

Ajay sebenarnya memiliki total kekayaan Rp13.018.171.407. Namun, ia tercatat juga memiliki utang senilai Rp4.838.637.097 sehingga total kekayaannya Rp8.179.534.310.

KPK pada Jumat telah menangkap Ajay diduga terkait korupsi dalam proyek pengadaan pembangunan rumah sakit di Kota Cimahi, Jawa Barat. (Sita/Ant)

 

Comments

comments