Ditangkap, Pengemudi Aksi Koboi Tabrak Lari yang Viral

Seorang pengendara mobil Fortuner dalam rekaman video yang viral sedang mengancam warga mengguynakan senjata api usai menabrak pengendara motor di bilangan Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (2/4/2021) dini hari. (Foto : Tangkapan Layar Medsos)

Acuantoday.com, Jakarta- Pengemudi Fortuner yang viral karena marah-marah sambil mengacungkan pistol kepada warga di Duren Sawit, Jakarta Timur usai menabrak pemotor berhasil ditangkap polisi.

Pelaku aksi koboi bernama Muhammad Farid Andika alias MFA (35) merupakan warga DKI Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan polisi segera bergerak setelah mendapat laporan tentang aksi koboi yang viral di media sosial itu.

Pelaku ditangkap disebuah parkiran mall kawasan Jakarta Selatan setelah penyidik mengantongi identitas nomor polisi mobil pelaku yang beralamat di Patal Senayan, Jaksel. Setelah mendatangi kediaman pelaku, polisi mendapati tidak ada dikediamannya.

“Kemudian dengan melakukan profiling kendaraan yang memang sempat viral di media sosial dengan nopol B-1673 SJV. Tim mendata, melihat kendaraan tersebut beralamat di daerah Jakarta Selatan, daerah Patal Senayan. Kemudian bergerak ke sana, melakukan pengejaran terhadap pelakunya,” terang Yusri Yunus kepada wartawan, Jumat (2/4/2021).

Menurut Yusri, peristiwa bermula ketika pelaku melintas di Jalan Kolonel Sugiyono, Duren Sawit, Jakarta Timur. Saat itu, kondisi jalan sedang lampu merah.

Namun, pelaku malah menjalankan kendaraannya sehingga menyerempet pengendara motor yang dikendari wanita.

“Kronologi diawali dari hasil pemeriksaan, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari di Jalan Kolonel Sugiono, Duren Sawit, pada saat itu pelaku mengemudikan kendaraan Fortuner dengan nopol B-1673, melintas di perempatan jalan dengan kondisi traffic light merah,” jelas Yusri.

Setelah menerobos lampu merah, mobil pelaku sempat menyenggol satu sepeda motor yang ditumpangi seorang wanita. “Yang terjadi setelah itu adalah yang bersangkutan dari dalam mobil marah-marah dan mengeluarkan senjata api,” lanjut Yusri.

Yusri menambahkan, dalam video terlihat warga yang dibantu oleh pengemudi ojek online (ojol) yang membantu korban yang ditabrak pelaku malah dimarah-marahi pelaku sambil mengeluarkan senpi dan berteriak-teriak meninggalkan korban.

“Ada beberapa masyarakat, baik itu ojek online yang coba membantu wanita tersebut dan pembatasan kendaraan, tapi setelah itu kendaraan melaju pergi meninggalkan korban. Dan sempat ada satu masyarakat yang mem-videokan. Inilah yang kemudian viral di media sosial,” ungkap Yusri. (har)

Comments

comments