Dituduh Gatot Nurmantyo TNI Main Politik Praktis, DPR: Masih dalam Koridor

Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo./Foto: Istimewa

Acuantoday.com, Jakarta―Sejumlah oknum anggota TNI yang disinyalir bermain politik praktis, sejauh ini masih dianggap dapat dikendalikan. 

“Saya mencermati bahwa TNI masih dalam koridor yang benar sebagai alat pertahanan negara, sebagaimana amanah Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI,” kata Anggota Komisi I Syaifullah Tamliha kepada wartawan, Sabtu (5/12).

Selain itu, dia berpendapat, kondisi ini masih bisa dikendalikan oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. 

“Namun, jika ada oknum TNI yang tersirat berperilaku politik, maka kewajiban Panglima TNI bersama Kepala Staf TNI untuk melakukan doktrinisasi kembali agar TNI berjalan dalam koridor yang benar,” tambahnya. 

Hal ini disampaikan Tamliha untuk menjawab tudingan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, yang mengatakan, TNI sekarang seperti masa Orde Baru. 

Menurut Tamliha, TNI secara kelembagaan masih profesional.

“Secara kelembagaan TNI masih profesional dan kita juga tidak bisa menutup diri, bahwa masih ada oknum TNI yang belum sepenuhnya kembali ke khitahnya,” ucapnya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu juga mengatakan, TNI di jaman Orde Baru bukan hanya sebagai alat pertahanan negara, tetapi juga dimanfaatkan sebagai alat pertahanan penguasa. 

Saat itu, kata Tamliha, TNI turut serta sebagai pelaku politik praktis yang mengawal perintah penguasa atau dikenal dengan istilah Dwi Fungsi ABRI. (rht)

Comments

comments