Diultimatum Polisi, Ketum dan Penglima FPI Serahkan Diri

Ketum dan Laskar FPI serahkan diri ke polisi sebagai tersangka kasus pelanggaran protokol kesehatan di acara pernikahan putri Rizieq Shihab./Foto: Acuantoday.com (Rohman Wibowo)

Acuantoday.com, Jakarta―Usai mendapat ultimatum dari Polisi, dua tersangka kasus pelanggaran protokol kesehatan acara pernikahan putri Rizieq Shihab, yakni Ketua Umum FPI Ahmad Shabri Lubis dan Panglima Laskar FPI Maman Suryadi mendatangi Polda Metro Jaya untuk menyerahkan diri.

Namun, mereka menolak kedatangannya dianggap sebagai menyerahkan diri, tapi hanya sebagai memenuhi pemeriksaan polisi. 

“Kami jelaskan, bahwa kami datang bukan untuk menyerahkan diri, tapi kami datang untuk diperiksa sebagai tersangka,” ujar kuasa hukum FPI, Sugito Atmo Prawiro di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (14/12). 

Menurut Sugito, kedua kliennya tidak bisa begitu saja ditangkap, karena selama ini polisi baru melayangkan dua surat pemanggilan. “Kan ini baru panggilan kedua. Kalau panggilan ketiga tidak datang, baru dijemput paksa,” kata dia. 

Sugito dan dua tersangka itu kemudian langsung masuk ke ruang penyidik di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan. 

“Tunggu nanti hasilnya,” pungkas dia sambil berjalan.

Dengan begitu, enam tersangka kasus ini sudah dalam penanganan polisi. 

Pemeriksaan tersangka diawali Rizieq, yang dicecar 84 pertanyaan dalam waktu pemeriksaan sekira 12 jam. Usai itu, ia keluar dari ruang penyidikan dengan kondisi tangan diborgol. Polisi bilang, ia bakal ditahan sementara di Rutan Polda Metro Jaya selama 20 hari. 

Tak lama berselang, giliran tiga tersangka lain, yakni Mereka adalah Haris Ubaidillah selaku Ketua Panitia Acara, Ali bin Alwi Alatas, dan Idrus, datang menyerahkan diri. Tapi bedanya, mereka tak ditahan usai jalani pemeriksaan. Polisi menganggap jeratan hukum ketiganya, yang tidak di atas satu tahun, tidak perlu untuk dibui. (mad)

Comments

comments