DIY Perpanjang Status Tanggap Darurat Covid-19

Sekda DI Yogyakarta, Kadarmanta Baskara Aji. (Foto : Chaidir/Acuantoday.com)

Acuantoday.com, Yogyakarta- Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana Covid-19 hingga 31 Maret 2021 mendatang.

Perpanjangan masa tanggap darurat untuk ke 10 kalinya ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur DIY No 45/KEP/2021 tentang Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Covid-19.

Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan, status tanggap darurat diperlukan agar Gubernur DIY dan Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di DIY dapat mengerahkan segala sumber daya yang dimiliki untuk menanggulangi dampak Covid-19.

“Karena status itu akan memberikan payung hukum kepada gubernur dan ketua gugus tugas untuk bisa mengerahkan segala sumber daya yang ada di DIY,” kata Aji, Selasa (2/3/2021).

Aji menambahkan, pada momen satu tahun pandemi ini pihaknya tidak melakukan evaluasi secara khusus. Sebab evaluasi telah dilakukan setiap waktu.

“Setiap saat kita evaluasi. Satuan tugas juga melakukan evaluasi secara berkala sesuai bidang tugas masing-masing,” terangnya.

Aji juga menyinggung Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro yang juga berkontribusi pada penurunan angka terkonfirmasi positif. Sebab, kebijakan itu dapat mengakomodir partisipasi masyarakat di tingkat bawah.

“Partisipasi dan kesadaran masyarakat seperti yang selama ini pak gubernur menyampaikan masyarakat sebagai subjek penanganan Covid-19,” katanya.

“Harapannya kita dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat. Sehingga masyarakat yang membutuhkan RS bisa tertampung tidak seperti beberapa waktu yang lalu itu mereka kesulitan,” lanjut Aji.

Tekait upaya penanggulangan pandemi pihaknya tengah berfokus terhadap upaya vaksinasi yang dilakukan.

Aji menyebut bahwa pelaksanaan vaksinasi dilakukan melalui dua skema.
Yakni vaksinasi reguler di tiap fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) serta vaksinasi secara massal.

“Secara terus menerus kita lakukan di fasyankes-fasyankes yang ada dan kemarin baru kita mulai memberikan layanan secara massal (di Malioboro),” ungkapnya.

Terpisah, Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 di DIY, Berty Murtiningsih mengatakan, vaksinasi tahap pertama untuk kalangan sumber daya manusia kesehatan mulanya menargetkan sekitar 33.000 orang.
Namun seiring berjalannya waktu, target sasaran mengalami peningkatan.

Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan DIY, untuk penyuntikan dosis pertama telah dilakukan kepada 36.779 orang. Jika dipersentase, nilainya mencapai 108,82 persen atau melebihi target semula.

Adapun injeksi dosis kedua telah dilakukan kepada 32.378 orang atau sebanyak 95,80 persen.

“Untuk vaksinasi tahap kedua belum bisa merinci karena saat ini masih terus berlangsung dan data terus bergerak setiap harinya,” tambahnya. (Chaidir)

Comments

comments