DKPP Berhentikan 2 Penyelenggara Pemilu dari Jabatan Ketua

Sidang Majelis Etik Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi Pemberhentian Arief Budiman dari Jabatan sebagai Ketua KPU RI dalam perkara 123-PKE-DKPP/X/2020, Rabu (13/1/2021). (Foto : Humas DKPP)

Acuantoday.com, Jakarta– Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang kode etik penyelenggara pemilu dengan agenda pembacaan putusan terhadap 11 perkara dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu (KEPP) di Ruang Sidang DKPP, Gedung DKPP, Jakarta Pusat, pada Rabu (31/3/2021).

Dalam sidang ini, DKPP menjatuhkan sanksi berupa Pemberhentian dari Jabatan Ketua kepada dua penyelenggara pemilu, yaitu Ketua Bawaslu Kabupaten Bintan, Febriadinata dan Ketua KPU Kota Batam, Herrigen Agusti. Selain itu, keduanya juga dijatuhi sanksi Peringatan Keras oleh DKPP.

Febriadinata berstatus Teradu I dalam perkara nomor 27-PKE-DKPP/I/2021, sedangkan Herrigen Agusti menjadi Teradu I dalam perkara nomor 68-PKE-DKPP/II/2021.

“Menjatuhkan sanksi Peringatan Keras dan Pemberhentian dari Jabatan Ketua kepada Teradu I Febriadinata selaku Ketua merangkap Anggota Bawaslu Kabupaten Bintan sejak putusan ini dibacakan,” ucap Ketua Majelis, Dr. Alfitra Salamm, saat membacakan amar putusan perkara nomor 27-PKE-DKPP/I/2021.

“Menjatuhkan sanksi Peringatan Keras dan Pemberhentian dari Jabatan Ketua kepada Teradu I Herrigen Agusti selaku Ketua merangkap Anggota KPU Kota Batam sejak putusan ini dibacakan,” lanjut Alfitra saat membacakan amar putusan perkara nomor 68-PKE-DKPP/II/2021.

Dari 11 perkara yang dibacakan putusannya ini melibatkan 52 penyelenggara pemilu sebagai Teradu. Jenis-jenis sanksi yang dijatuhkan DKPP terdiri dari Peringatan (21), Peringatan Keras (2), dan Pemberhentian dari Jabatan Ketua (2).

Sementara, terdapat 28 penyelenggara pemilu yang mendapat Rehabilitasi atau dipulihkan nama baiknya karena tidak terbukti melanggar kode etik penyelenggara pemilu.

Majelis dalam sidang ini adalah empat Anggota DKPP, yaitu Dr. Alfitra Salamm (Ketua Majelis), Prof. Teguh Prasetyo, Didik Supriyanto, S.IP., M.IP., dan Dr. Ida Budhiati. (har)

 

Comments

comments