DPR Persoalkan Ketidakhadiran Direksi BPJS Ketenagakerjaan di RDP Komisi IX

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IX DPR, Selasa (16/3), Foto: Acuantoday.com (tangkapan layar)

Acuantoday.com, Jakarta—Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyela perkataan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo yang baru saja bicara di forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Senayan.

Politikus PAN itu mengingatkan Anggoro agar memperkenalkan diri dulu, mengingat baru menjabat sebagai Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan tiga minggu.

Saleh juga mempertanyakan kenapa direksi yang lain tidak hadir.

”Tolong bapak perkenalkan diri dulu, berapa orang direksi yang bapak bawa, berapa orang yang tak hadir kasih tahu ke kami, laporkan, kalau tidak hadir kenapa dia tak hadir,” kata Saleh Daulay di Ruang Sidang Komisi IX DPR RI, Selasa (16/3).

Mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah itu meminta agar direksi BPJS Ketenagakerjaan menganggap serius permasalahan ketenagakerjaan di tengah banyaknya pengangguran, sehingga harus hadir dalam RDP bersama DPR RI.

”Jangan nanti kebiasaan lagi ini yang begini, ini kan baru pertemuan pertama. Dua atau tiga direksi tidak hadir ada alasan apa. Ini BPJS Ketenagakerjaan sedang disorot, bukan hanya oleh DPR, tapi juga oleh APH (Aparat Penegak Hukum). Jadi tolong diperkenalkan dulu anggotanya, Pak Anggoro,” ujarnya.

Menanggapi interupsi tiba-tiba itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo menjelaskan, ketidakhadiran direksi lain semata-mata karena slot yang diberikan pada mereka hanya untuk tiga orang atas alasan pandemi.

”Kami sampaikan mohon maaf. Karena protokol Covid-19 kami diberikan slot untuk 3 orang, sebenarnya undangannya untuk silaturahim untuk perkenalan itu 30 maret, khususnya untuk BPJS Ketenagakerjaan. Jadi mudah-mudahan 30 Maret 2021 kita lengkap, Pak,” jawab Anggoro. (mmu)

Comments

comments