DPR RI Prioritaskan Pembahasan Empat RUU

Rapat Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2020 – 2021, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/1) dibuka Ketua DPR RI Puan Maharani. DPR RI menetapkan empat RUU sebagai RUU prioritas pembahasan untuk segera disahkan.(Foto : Biro Pemberitaan DPR RI)

Acuantoday.com, Jakarta- Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, fungsi legislasi DPR RI pada Masa Persidangan III Tahun Sidang 2020-2021 akan terlebih dahulu menetapkan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2021.

“Penetapan Prolegnas Prioritas ini penting fungsinya sebagai skala prioritas pada tahapan penyusunan dan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) pada Pembicaraan Tingkat I. Penetapan daftar RUU ini merupakan bagian dari pemenuhan kebutuhan hukum nasional yang dinilai dapat mempercepat terwujudnya tujuan bernegara,” kata Puan saat membacakan pidato dalam sidang paripurna di Gedung DPR RI, Senin (11/1).

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, selain penetapan Prolegnas Prioritas Tahun 2021, DPR juga akan membahas sejumlah RUU bersama dengan Pemerintah.

Adapun RUU yang dibahas yakni, pertama RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Kedua, RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1973 tentang Landas Kontinen Indonesia. Ketiga, RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua.

Dan keempat, RUU tentang Pengesahan Comprehensive Economic Partnership Agreement between the Republic of Indonesia and the EFTA States (Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Republik Indonesia dengan Negara-Negara EFTA).

Puan mengatakan, diperlukan komitmen yang tinggi dari seluruh anggota DPR untuk merancang dan menetapkan RUU yang menjadi prioritas 2021.

“Pelaksanaan fungsi legislasi DPR selalu menjadi perhatian rakyat Indonesia dalam menilai kinerja DPR. Oleh karena itu, diperlukan komitmen yang tinggi dari kita semua dalam merancang dan menetapkan RUU prioritas tahun 2021, serta menyelesaikan sejumlah RUU pembahasan tingkat I yang sedang berlangsung,” jelasnya. (rht)

Comments

comments