DPR Sebut Pangdam Jaya Punya Dasar Hukum Bubarkan FPI

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman. (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta- Sikap tegas Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman untuk membubarkan organisasi Front Pembela Islam (FPI) memiliki dasar hukum, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang organisasi kemasyarakatan

“Apa yang disampaikan Pangdam Jaya itu, memiliki dasar hukumnya sebagaimana Perppu No 2 tahun 2017,” kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Jumat (20/11).

Menurut politisi Partai Golkar itu, pihak yang berhak untuk menilai FPI bersalah atau melanggar aturan hukum hanyalah penegak hukum.

“Saya tidak dalam kapasitas untuk menilai. Kita serahkan pihak yang berwenang dan penegak hukum menegakan aturan perundang-undangan,” ujarnya.

Dijelaskan Ace, dalam Perppu Nomor 2 Tahun 2017 itu ada pasal khusus yang mengatur soal organisasi masyarakat, yakni Pasal 59 ayat 3. Dalam penjelasan pasal tersebut mencakup tindakan permusuhan terhadap suku, agama, atau golongan tertentu hingga mengganggu ketertiban dan ketentraman umum.

“Pasal 59 ayat (3) yang didalamnya menyebutkan: a. melakukan tindakan permusuhan terhadap suku, agama, ras, atau golongan; b. melakukan penyalahgunaan, penistaan, atau penodaan terhadap agama yang dianut di Indonesia; c. melakukan tindakan kekerasan, mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum, atau merusak fasilitas umum dan fasilitas sosial; dan/atau d. melakukan kegiatan yang menjadi tugas dan wewenang penegak hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Ketegasan dalam Perppu Nomor 2 Tahun 2017 ini seperti peringatan tertulis, penghentian aktivitas organisasi sementara hingga pencabutan izin organisasi.

“Dalam pasal selanjutnya, terutama pasal 61 disebutkan sanksi yang tegas. Dari mulai peringatan tertulis, penghentian aktivitas ormas sementara hingga pencabutan izin badan hukum terhadap ormas yang melanggar ketentuan itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pangdam Jaya Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyoroti Front Pembela Islam (FPI). Baginya, bila FPI tidak taat hukum maka Ormas tersebut bisa dibubarkan. (rht)

Comments

comments