DPR Tak Persoalkan Anggota TNI Dipecat karena LGBT

Praka P saat menjalani persidangan dalam perkara penyimpangan seks melakukan hubungan seks sesama jenis di Pengadilan Militer II-10 Semarang./Foto : Antara

Acuantoday.com, Jakarta- Pengadilan Militer II-10 Semarang memberhentikan secara tidak hormat atau memecat Praka P dari keanggotaan TNI karena terbukti melakukan hubungan seks sesama jenis. Praka P juga dihukum 1 tahun penjara.

Ketua Komisi I DPR RI Meutia Hafid tidak mempersoalkan pemecatan anggota TNI karena melakukan penyimpangan seks.

“Komisi 1 melihat profesionalitas ya, jadi itu silakan itu internal TNI. Kalau kami ada pelanggaran terhadap konstitusi, kepada profesionalitas kerja itu baru kami komentari,” kata Meutia kepada wartawan di Gedung DPR RI, Kamis (15/10).

Dikatakan Meutia, dalam kasus seperti ini pihaknya tidak bisa menanggapinya karena lebih pada masalah internal institusi, bukan pada masalah ketahanan negara. “Di luar itu silakan urusan internal TNI bagaimana mengatur dirinya sendiri,” ujarnya.

Mantan wartawan ini juga enggan memberikan masukan atas temuan kasus LGBT di tubuh TNI, karena itu juga di luar tugas Komisi I.

Lebih jauh Mutia, dalam kasus LGBT yang melibatkan Anggota TNI itu diserahkan kepada petinggi TNI karena mereka lebih tau kasus yang melibatkan anggotanya.

“Gak ada masukan, kita hanya memberi masukan hal yang terkait dengan pertahanan negara, kalau ada yang sampai melanggar konstitusi dan lainnya itu mungkin kita (komentari). Yang tahu persis kasusnya adalah mungkin pimpinan tertinggi di TNI atau di masing-masing angkatan, jadi kami tidak komentari itu,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Pengadilan Militer II-10 Semarang memecat Praka P sebagai prajurit TNI karena terbukti melakukan hubungan seks sesama jenis. Selain dihukum 1 tahun penjara, Praka P dipecat dari dinas militer.

Hal itu tertuang dalam putusan Pengadilan Militer Semarang yang dilansir website Mahkamah Agung, Rabu (14/10). Praka P dipecat karena terbukti melakukan hubungan sesama jenis dengan Pratu M, yang ia kenal lewat media sosial. Selain Praka P, seorang prajurit lainnya juga turut dipecat karena melakukan hubungan sejenis. Pengadilan Militer II-09 Bandung memecat Pratu H karena hubungan sesama jenis yang dilakukan berulang dengan sesama anggota TNI. (rht)

Comments

comments