DPR Tegaskan RUU PDP Jamin Keamanan Data Pribadi

Ilustrasi-pembobol data di internet./Foto: Istimewa

Acuantoday.com, Jakarta―Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin menegaskan, Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) akan mengatur hak dan kewajiban pemilik data dan individu.

Selain itu, lembaga yang mengumpulkan dan memproses data juga diatur secara ketat.

Dalam regulasi ini akan ditetapkan data protection officer atau pengawas perlindungan data pribadi.

“Lapis perlindungan data pribadi benar-benar terjaga, serta bisa memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat, ketika menggunakan aplikasi dan platform berbasis internet,” kata Aziz dalam keterangan resmi yang diterima Acuantoday.com, Sabtu (21/11).

Semua informasi yang masuk baik dari pihak pemerintah maupun masyarakat, sambung politisi Partai Golkar itu, akan menjadi pertimbangan dalam pembahasan RUU Perlindungan Data Pribadi.

”Masukan apa pun sangat dibutuhkan. DPR menunggu berbagai usulan dari pihak manapun, masyarakat bisa mengusulkan melalui akun media sosial resmi DPR RI,” ucapnya.

Azis mengakui telah menerima beberapa informasi, termasuk usia yang diusulkan oleh pemerintah melalui Dirjen Aplikasi Informatika, Samuel Abrijani Pangerapan.

”Ada usulan batasan usia sekitar 17 tahun,” terangnya.

Ia memahami, usulan pembatasan usia lebih mengedepankan upaya melindungi anak-anak dari konten-konten yang tidak sesuai dengan usianya.

Di lain sisi dalam suasana belajar online akhir-akhir ini media sosial menjadi salah satu media dalam pengajaran online.

“Hal ini juga harus kita pertimbangkan tidak boleh serta merta memberikan pembatasan usia. Perlu kajian,” pungkas Azis. (rht)

Comments

comments