Draf Final UU Cipta Kerja yang Diserahkan ke Presiden sebanyak 812 Halaman

Acuantoday.com, Jakarta- Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar memastikan telah menyerahkan draf final Undang-Undang (UU) Cipta Kerja ke Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno pada siang tadi, di Kompleks Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka, Rabu (14/10).

Sebelumnya, beredar draf UU Cipta Kerja dengan berbagai perbedaan jumlah halaman, dari 1.035, 905 hingga 812 halaman. Meski menuai polemik di tengah-tengah publik soal jumlah halaman, namun Indra Iskandar pastikan yang final adalah 812 halaman dan sudah diserahkan ke Mensesneg dan juga sudah dilanjutkan ke Presiden Joko Widodo.

Draf UU yang dikirim ke Presiden antara lain terdiri atas 812 halaman, yang mana 488 halaman merupakan isi undang-undang, sedangkan sisanya merupakan penjelasan.

Ketua Badan Legislasi DPR Supratman Andi Agtas mengakui adanya perubahan substansi dalam draf final dengan draf yang beredar sebelumnya. Namun, ia menjelaskan, perubahan tersebut merupakan penyelarasan keputusan saat RUU masih dibahas.

Meski sudah diserahkan draf UU Cipta Kerja ke Presiden, namun publik belum dapat mengakses draf tersebut di situs resmi DPR atau Pemerintah.

Bahkan, di situs DPR, dalam bagan proses Prolegnas Prioritas, RUU Cipta Kerja baru terekam hingga Pembicaraan Tingkat I. UU Cipta Kerja yang baru disahkan di DPR itu belakangan menuai banyak polemik hingga aksi demonstrasi di Jakarta dan berbagai wilayah lainnya di Indonesia. (rht)

Comments

comments