Dua Sipir Diduga Bantu Kabur Napi Tiongkok

Ilustrasi - Narapidana kabur dari penjara./Foto : Antara

Acuantoday.com, Jakarta- Tim gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Tangerang tengah memburu Cai Changpan, terpidana kasus narkotika asal Tiongkok yang kabur dari Lapas Kelas 1 Kota Tangerang pada pertengahan September lalu.

Polisi mengawali proses pencarian dengan memeriksa saksi di lingkungan lapas untuk menyimpukan bagaimana terpidana yang divonis mati tersebut melarikan diri.

“Ada 14 saksi yang sudah kami periksa baik itu pegawai sipir sendiri kemudian juga rekan satu kamar dengan yang bersangkutan. Juga ada saksi-saksi yang lain yang kami lakukan pendalaman,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes (Pol) Yusri Yunus, Jumat (2/10).

Yusri menerangkan kesaksian dari kalangan internal penting ditelusuri, karena didapati beberapa kejanggalan dalam upaya kabur Cai dan diduga melibatkan oknum dalam lapas.

“Dia sudah melakukan atau membuat lobang ini sejak 8 bulan yang lalu. Kemudian ada beberapa peralatan-peralatan yang memang digunakan untuk melobangi tempat pelarian yang memang dua meter ke bawah dan 30 meter lebih sampai ke gorong-gorong keluar dari Lapas ini. Ada cangkul kecil, obeng bahkan ada membeli alat penyedot air atau pompa air,” ungkap Yusri.

Dari hasil pemeriksaan dan gelar perkara awal, polisi mendapati dugaan dua pegawai sipir melakukan kelalaian sehingga bisa disangkakan pasal 426 KUHP. Mereka atas inisial S, sipir lapas yang berkedudukan PNS.
Peran keduanya dalam membantu kabur Cai, kata Yusri, bisa diduga dari membelikan peralatan.

“Makanya masih kami dalami mudah-mudahan hari ini gelar perkara selesai untuk bisa ditingkatkan sebagai tersangka,” ujarnya.

Seperti diwartakan sebelumnya, Cai berhasil kabur dari jeruji besi berkat jalan tikus yang dirancangnya sejak 6 bulan sebelum hari pelarian. Ia menggali tanah dan keluar dari gorong-gorong di sekitar lapas.(rwo/har)

Comments

comments