Duh, Pelajar Jadi Tersangka Penganiyaya Polisi

Polisi menunjukkan barang bukti penganiayaan polisi di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (12/10/2020)./Foto:Antara / Bagus Ahmad Rizaldi)

Acuantoday.com, Bandung – Sebanyak tujuh orang, tiga diantaranya pelajar, ditetapkan sebagai tersangka penganiaya aparat kepolisian dalam aksi unjuk rasa menolak omnibus law, di kawasan Gedung DPRD Jawa Barat, Kamis lalu.

Tiga orang tersangka kini ditahan di Polda Jawa Barat dan seorang tersangka lain ditahan di Polres Karawang.

“Sisanya tidak ditahan karena masih di bawah umur dan berstatus sebagai pelajar,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago, Senin (12/10).

Dia menjelaskan, penganiayaan itu terjadi pada Kamis 8 Oktober 2020 di Jalan Sultan Agung, Bandung. Di lokasi tersebut, lorban, seorang aparat kepolisian, diduga disekap lalu dianiyaya oleh para tersangka.

“Anggota kami dianiaya kepalanya dengan menggunakan sekop kemudian menggunakan batu,” tambah Erdi.

Korban mengalami luka di bagian kepala dan kini masih dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih, Kota Bandung.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes Pol CH Patoppoi mengatakan pihaknya masih mendalami motif para tersangka yang melakukan penganiayaan itu.

Para tersangka dijerat  pasal 170 dan Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. (Yohana/Ant)

Comments

comments