Dukung Pelaksanaan PPKM, Polda Jateng Siapkan Operasi Yustisi Tiga Kali dalam Sehari

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi. Foto: Humas Polda Jateng. (Foto : Alvin/Acuantoday.com)

Acuantoday.com, Semarang- Kepolisian Daerah Jawa Tengah sudah menyiapkan rencana jelang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sebagian Pulau Jawa dan Bali pada 11 – 25 Januari 2021.

Ada pun rencana dari Polda Jateng sendiri untuk mendukung penerapan PPKM dan menekan angka penyebaran Covid-19 adalah pelaksanaan operasi yustisi untuk menegakkan protokol kesehatan di wilayah hukum Polda Jateng.

Menurut Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, kesatuannya akan menggelar operasi yustisi selama tiga kali dalam sehari.

“Jadi operasi yustisi akan dilaksanakan minimal tiga kali dalam sehari. Pagi iya, siang iya, malam juga,” ujar Ahmad Luthfi.

Mulai dari tingkat Polda hingga Polsek, Ahmad Luthfi telah memerintahkan jajarannya untuk siap dalam melaksanakan operasi yustisi selama dua pekan.

Ia juga menekankan bahwa tempat yang akan disasar untuk operasi yustisi yakni tempat-tempat yang masih berpotensi adanya kerumunan serta penekanan penerapan 3M kepada masyarakat.

“Operasi yustisi yang akan kita lakukan, di beberapa lokasi yang sering terjadi banyak kerumunan. Operasi yustisi ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, dan membiasakan terkait dengan 3M. Dalam rangka memutus mata rantai Covid-19,” pungkas Ahmad Luthfi.

Sebagai informasi, di wilayah hukum Polda Jateng sendiri akan diterapkan PPKM di 23 Kabupaten/Kota yang meliputi Semarang Raya (Kota Semarang, Salatiga, Kabupaten Semarang, Kendal, Demak, dan Grobogan), Banyumas Raya (Banyumas, Purbalingga, Cilacap, Banjarnegara, dan Kebumen), dan Solo Raya (Kota Surakarta, Sukoharjo, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Klaten, dan Wonogiri).

Selain itu, pemberlakukan PPKM juga akan diterapkan di Kota Magelang, Kudus, Pati, Rembang, dan Brebes yang dianggap Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih tinggi angka penyebaran Covid-19.(Alvin)

Comments

comments