Dwi Sasono Ajukan Pledoi

im penasjhat hukum Dwi Sasono mengajukan pledoi setelah dituntut sembilan bulan pidana oleh JPU di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2020)./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta―Dwi Sasono mengajukan pledoi atau nota pembelaan terhadap tuntutan sembilan bulan pidana oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (23/9)

“Hasil asesmennya itu menyatakan tiga sampai enam bulan (rehabilitasi), bukan sembilan bulan,” kata penasihat hukum Dwi, M Aris Marasabessy, Kamis (24/9).

Ia mengatakan, tuntutan jaksa tidak sesuai dengan fakta persidangan. Salah satu pertimbangannya adalah hasil asesmen terhadap kliennya.

Menurut Aris, saksi meringankan yang mereka hadirkan dalam persidangan sebelumnya, yakni dokter yang merawat Dwi Sasono di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur, juga mengatakan butuh tiga bulan lagi bagi suami Widi Mulia itu selesai menjalani masa rehabilitasi.

Aris menyatakan, pihaknya sepakat dengan pasal yang dituntutkan oleh jaksa terhadap kliennya, yakni Pasal 127 ayat 1 Undang-Undang Narkotika.

“Sebenarnya kami sepakat 127 dikenakan kami sepakat, tapi kadar dari hukumannya yang kami kurang sepakat,” kata Aris.

Dwi Sasono ditangkap Tim Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan, pada 26 Mei 2020.

Dwi Sasono ditangkap di rumahnya di kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan, pada pukul 20.00 WIB. Dari penangkapan tersebut, petugas menyita barang bukti berupa ganja dengan berat kurang lebih 16 gram. (mad)

Comments

comments