― Advertisement ―

HomeEntertainmentWayang Golek: Kesenian Tradisional Jawa Barat Yang Legendaris

Wayang Golek: Kesenian Tradisional Jawa Barat Yang Legendaris

Wayang golek merupakan kesenian populer di Indonesia. Tidak hanya wayang kulit, ada beberapa kesenian wayang yang terkenal berasal dari tanah Sunda. Salah satunya Wayang Golek yang merupakan kesenian tradisional Jawa Barat.

Apa itu Wayang Golek?

Wayang Golek adalah salah satu kesenian wayang tradisional dari Jawa Barat yang terbuat dari kayu. Berbeda dengan kesenian wayang di Pulau Jawa lainnya yang menggunakan kulit dalam pembuatannya. Kesenian Wayang ini sangat populer di Jawa Barat khususnya di wilayah tanah Pasundan.

Sejarah

Wayang Golek, seni pertunjukan tradisional Jawa yang mempesona, memiliki akar yang kuat dalam sejarah dan budaya Indonesia. Sejarah Wayang Golek dimulai pada abad ke-16 di tanah Jawa, di mana seni ini dipercaya sebagai hasil evolusi dari pertunjukan wayang kulit yang sudah ada sebelumnya. Namun, Wayang Golek tidak hanya sekadar merupakan varian lain dari wayang kulit, melainkan memiliki ciri khasnya sendiri yang unik dan menawan.

Perkembangan Wayang Golek mencapai puncaknya di bawah perlindungan kerajaan Mataram. Pada masa itu, Wayang Golek bukan hanya menjadi hiburan bagi keluarga kerajaan, tetapi juga merupakan sarana penting untuk menyampaikan pesan moral dan ajaran agama kepada masyarakat Jawa. Para dalang, atau pemain wayang, menjadi pencerita kisah-kisah epik dengan menggunakan boneka-boneka kayu yang disebut “golek”, yang memiliki gerakan dan ekspresi yang hidup.

Seiring berjalannya waktu, Wayang Golek terus mengalami perkembangan yang pesat. Tokoh-tokoh dalam pertunjukan menjadi semakin beragam, cerita-cerita yang disampaikan menjadi semakin kompleks, dan teknik pementasan pun semakin berkembang. Meskipun terus mengalami transformasi, Wayang Golek tetap mempertahankan nilai-nilai dan filosofi tradisionalnya.

Hingga saat ini, Wayang Golek masih tetap menjadi bagian penting dari budaya Jawa dan Indonesia secara keseluruhan. Meskipun dihadapkan dengan tantangan modernisasi dan perubahan sosial, upaya pelestarian dan revitalisasi seni ini terus dilakukan oleh para seniman dan budayawan. Dengan demikian, Wayang Golek tidak hanya menjadi warisan berharga dari masa lalu, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dan identitas bagi generasi masa kini dan mendatang.

Jenis

Wayang Golek: Kesenian Tradisional Jawa Barat Yang Legendaris
Gambar Wayang Golek Purwa

Pertunjukan wayang yang dilakukan menggunakan wayang tiga dimensi yang terbuat dari kayu ini mempunyai 2 macam jenis Wayang Golek yang populer di Jawa Barat yaitu :

  1. Wayang golek Papak cepak
  2. Wayang golek Purwa
  3. Wayang Golek Sunda
  4. Wayang Golek Menak

Yang banyak dikenal oleh orang adalah Golek purwa. Kisah-kisah yang digunakan sering mengacu pada tradisi Jawa dan Islam, seperti kisah Darmawulan, Panji, dan Amir Hamzah pamannya Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.

Fungsi dan Peragaan

Selain menjadi alat atau media dalam penyebaran Agama, dan berfungsi sebagai pelengkap acara ruwatan atau syukuran. Pada saat itu pertunjukan Wayang masih tanpa menggunakan sinden sebagai pengiringnya, dan mulai menggunakan iringan sinden pada tahun 1920-an. Hingga saat ini terus berkembang sebagai hiburan bagi masyarakat terutama di tanah Sunda.

Dalam pertunjukannya sama seperti pertunjukan wayang lainnya, lakon dan cerita dimainkan oleh seorang dalang. Namun yang membedakannya adalah bahasa pada kesenian tradisional jawa barat dalam bahasa sunda untuk penyampaian dialognya.

Pakem dan cerita Wayang Golek juga sama dengan wayang kulit, contohnya pada cerita Mahabarata dan Ramayana. Namun yang membedakannya adalah pada tokoh punakawan, penamaan dan bentuk dari punakawan yang memiliki versi tersendiri yaitu dalam versi sunda.

Selain cerita Mahabarata dan Ramayana, ada juga cerita dan lakon carangan. Dalam cerita carangan ini dalang membuat sendiri alur cerita yang biasanya diambil dari cerita rakyat atau kehidupan sehari-hari. Dalam cerita carangan biasanya mengandung pesan moral, humor, kritikan dan lain-lain. Dalam cerita carangan tidak hanya digunakan untuk mengembangkan cerita, namun juga untuk mengukur kualitas dalang dalam membuat cerita tersebut.

Dalam pertunjukannya selain diiringi dengan sinden, juga diiringi dengan gamelan sunda diantaranya seperti saron, selantem, peking, boning, boning rincik, rebab, gong, gambang kempul, kendang indung dan kulanter.

Dalam perkembangannya hingga saat ini, Wayang Golek tetap menjadi salah satu seni tradisional jawa barat yang menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Barat. Terbukti budaya ini tetap mewarnai berbagai acara seperti ruwatan, syukuran dan acara besar lainnya. Selain itu, beberapa seniman tetap mengembangkannya dengan beberapa kreasi tambahan supaya terlihat lebih menarik dan tetap lestari tanpa menghilangkan pakem di dalamnya. Seperti Wayang Golek Asep Sunandar

Salah satu varian Wayang Golek yang terkenal di Indonesia, dipimpin oleh dalang berbakat bernama Asep Sunandar. Pertunjukannya dikenal karena kemampuannya dalam menghidupkan karakter-karakter wayang dengan gerakan yang halus dan ekspresif, sambil memasukkan unsur humor dan pesan moral yang relevan. Karya-karyanya tidak hanya dinikmati oleh masyarakat Jawa, tetapi juga menarik perhatian penonton dari berbagai lapisan masyarakat di Indonesia, menjadikannya sebagai bagian yang penting dalam memperkuat eksistensi Wayang Golek dalam budaya Indonesia modern.

Itulah pengetahuan singkat mengenai Wayang Golek yang menjadi salah satu kesenian tradisional jawa barat yang sangat fenomenal. Semoga dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan Anda tentang kesenian-kesenian tradisional di Indonesia terutama Jawa Barat.