Fadli Zon Sesalkan Pembubaran FPI Tanpa Proses Pengadilan

Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Fadli Zon. (Foto : Hardianto/Acuantoday.com)

Acuantoday.com, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Fadli Zon menyesalkan sikap Pemerintah yang membubarkan Ormas Front Pembela Islam (FPI), tanpa adanya proses pengadilan. Menurutnya, Indonesia sudah tidak lagi menganut sistim demokrasi dan sedang mempraktikkan otoritarianisme.

“Negara kita yang selalu mengklaim negara demokrasi ketiga terbesar sesungguhnya sudah tidak lagi demokratis dan ini praktik otoritarianisme yang sangat telanjang,” kata Fadli Zon kepada wartawan, Kamis (31/12).

Dikatakan politisi Gerindra ini, keputusan Pemerintah membubarkan FPI ini tanpa ada musyawarah dan proses pengadilan, hingga hal ini menjadi catatan pelanggaran demokrasi Indonesia diakhir tahun 2020.

“Kelihatannya tidak ada musyawarah, tidak ada tabayun bahkan tidak ada proses pengadilan dan ini kita sesali sebagai catatan pelarangan demokrasi di Indonesia di penghujung tahun 2020,” ucapnya.

Pemerintah, lewat Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahmud MD menerangkan, keputusan dibubarkan FPI ini karena tidak memiliki surat keterangan terdaftar (SKT) sejak 2019.

“Dengan adanya pelarangan ini menimbulkan tanda tanya kenapa baru terjadi sekarang, kenapa tidak terjadi ketika bulan Juni 2019,” tanya Fadli Zon.

Untuk itu, mantan Wakil Ketua DPR RI ini berharap FPI mengambil langkah hukum terkait dengan pelarangan aktivitas tersebut, hingga mendapat keputusan yang benar dari pengadilan terkait dengan langkah Pemerintah yang melakukan pelarangan aktivitas terhadap FPI. “Mudah-mudahan ada upaya hukum dari FPI apa yang sesungguhnya terjadi,” tuturnya.

Pelarangan aktivitas FPI ini tercantum dalam surat keputusan bersama (SKB) enam menteri/kepala lembaga dengan Nomor 220/4780 Tahun 2020, Nomor M.HH/14.HH05.05 Tahun 2020, Nomor 690 Tahun 2020, Nomor 264 Tahun 2020, Nomor KB/3/XII Tahun 2020, dan Nomor 320 Tahun 2020 tentang Larangan Kegiatan Penggunaan Simbol dan Atribut serta Penghentian Kegiatan FPI. (rht)

Comments

comments