Berita Terkini

Profil Wanda Hara, Pria Bercadar yang Ikut Kajian Ustadz Hanan Attaki

Kamu mungkin pernah mendengar nama Wanda Hari. Ya, pria ini memang berkecimpung di industri hiburan bersama artis Tanah Air, terutama soal urusan fashion stylist...

Demo Sempat Ricuh! Inilah 12 Tuntutan BEM SI untuk Jokowi di Akhir Masa Kepemimpinannya

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) melakukan demonstrasi di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat pada Senin (22/7/2024).Dalam aksi demo tersebut BEM SI menyikapi...

Rangkuman Film Hijack 1971, yang Diangkat dari Kisah Nyata Pembajakan Pesawat Korea Selatan

Setelah sukses dirilis di Korea Selatan pada 21 Juni 2024, film Hijack 1971 akhirnya resmi tayang di Indonesia pada 17 Juli 2024. Film debut...

Joe Biden Mundur dari Pilpres AS dan Digantikan dengan Sosok Ini, Simak Isi Surat Pengunduran Dirinya

Presiden petahana Joe Biden putuskan untuk mundur dari ajang pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) 2024 yang akan diselenggarakan pada tanggal 5 November 2024.Dari keputusannya...

Download Lagu MP3 Gratis: Tips dan Trik Terbaik

Berbagai situs dan aplikasi kini menawarkan akses ke jutaan lagu dari seluruh dunia, memungkinkan pecinta musik untuk menambah koleksi lagu dengan cara download lagu...
HomeFinanceMengenal Pengertian Lembaga Keuangan Bank dan Jenis-jenisnya

Mengenal Pengertian Lembaga Keuangan Bank dan Jenis-jenisnya

Lembaga keuangan bank merupakan badan usaha yang bergerak dalam jasa keuangan untuk memberikan fasilitas pada masyarakat dengan menghimpun dana. Di mana institusi ini saling terhubung untuk memberikan fasilitas dengan menyalurkan dana ke berbagai kegiatan keuangan. Maka dari itu fungsinya yaitu untuk mempengaruhi jalannya perekonomian agar selalu stabil.

Bahkan lembaga keuangan bank harus memutar arus uang untuk mendapatkan keuntungan dalam perekonomian menjadi bentuk bunga yang dibayarkan. Maka dari itu perannya sangat besar dalam membantu penyaluran dana dalam setiap sektor rumah tangga pada setiap peminjam. Dengan hal ini peminjam biasanya memerlukan dana untuk berbagai situasi ataupun kegiatan dengan jaminan.

Pengertian Lembaga Keuangan Bank

Lembaga keuangan bank ini memiliki fungsi dalam memberikan fasilitas akan jasa perbankan bagi masyarakat sehingga benar-benar mengelola dengan terus memutar uang. Maka dari itu berperan dengan baik dalam transaksi pembayaran penyimpanan maupun pemberian dana. Bahkan juga bisa menjadi perantara keuangan untuk wewenang dalam penghimpunan dan menerbitkan banknote.

Bahkan dengan jalannya kelembagaan ini berdiri di bawah hukum Indonesia sehingga Anda tak perlu khawatir karena segala kegiatannya diawasi. Maka dari itu jaminannya juga tinggi karena aktivitas bisnis harus sesuai dengan aturan dengan jaminan moral dan hukum. Maka dari itu dana dari nasabah tetap aman saat disimpan dan bisa dikembalikan saat jatuh tempo dengan tepat.

Contoh Lembaga Keuangan Bank

Pastinya kelembagaan ini akan mencakup dalam operasi bisnis maupun sektor jasa keuangan yang biasa ditemui dalam masyarakat seperti bank. Maka dari itu terdapat beberapa lembaga keuangan bank yang memiliki fungsi serta tugas berbeda. Tentunya Anda bisa memilih sesuai dengan kebutuhan baik kebutuhan individu maupun perusahaan.

Perekonomian pastinya menjadi bagian penting dalam kebutuhan sehari-hari sehingga adanya lembaga ini bisa membantu untuk transaksi keuangan pemenuhan kebutuhan. Di mana operasi keuangan ini baik secara individu maupun perusahaan dapat mencakup berbagai kebutuhan pengoperasian baik jual beli, investasi, peminjaman, cicilan dan sebagainya. 

Bank Sentral

Lembaga keuangan bank memang hanya terdapat 3 jenis saja, diantaranya Bank Sentral yang memiliki tanggung jawab dalam menstabilkan sistem moneter. Bank Sentral yang ada di Indonesia berasal diandalkan yaitu Bank Indonesia. Di mana memang selalu memastikan nilai uang mata rupiah selama berputar di masyarakat agar selalu stabil untuk perekonomian sehari-hari.

Bank sentral sesuai dengan namanya hanya ada 1 di setiap negara, dan terpusat pada World Bank atau bank dunia. Dengan peran yang begitu besar, maka sangat wajar bila Anda akan mengetahui langsung bagaimana kinerja dari bank sentral di setiap negara. Karena langsung tampak dari kondisi fisik uang di sebuah negara, kebijakan yang berkaitan dengan keuangan dan lain sebagainya.

Di mana Bank Sentral ini juga memiliki manfaat dalam masyarakat untuk menyediakan uang tunai. Pengambilannya sudah jelas bahwa bisa dilakukan melalui ATM terdekat. Menjadi salah satu manfaat likuiditas sehingga bisa terjamin keasliannya. Maka dari itu penyebaran uang tunai juga sudah diatur sesuai ketetapan demi menjaga nilainya tidak selalu turun.

Bahkan dengan adanya lembaga keuangan bank ini bisa memberikan rasa aman yang lebih tinggi karena berguna untuk relokasi pendapatan setiap nasabah. Di mana Anda bisa menggunakan dana dari lembaga untuk kebutuhan di masa depan. Maka dari itu bisa menabung untuk persiapan dana pendidikan ataupun pensiun sehingga memiliki jaminan atas jalannya kehidupan.

Bank Komersial (Bank Umum)

Selanjutnya yaitu terdapat bank komersial atau bank umum yang paling sering dikenal sebagai badan usaha untuk jasa perbankan secara konvensional atau syariah. Jadi Anda bisa memilih sesuai dengan kebutuhan atau kepercayaan. Karena penyediaannya juga sama yaitu untuk memberikan kebutuhan seperti tabungan, KPR, deposito, giro dan masih banyak lagi.

Bahkan dengan menggunakan bank komersial ini memiliki manfaat utama untuk memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi keuangan. Bahkan juga lebih aman karena untuk lintas pembayaran bisa dilakukan tunai maupun transfer. Terutama kini semakin mudah sehingga mudah untuk melakukan transfer antar bank, cicilan, tabungan, belanja dan keluar negeri sekalipun. 

Bahkan dengan adanya lembaga keuangan bank komersial ini memiliki fungsi dan tugas dalam menerbitkan cek. Maka dari itu dapat mempermudah transaksi yang dilakukan oleh nasabah dengan bukti-bukti yang jelas dan tidak dipalsukan. Bahkan semakin kemajuan teknologi kini terdapat aplikasi perbankan sehingga tidak perlu lagi datang ke kantor langsung untuk mendapatkan cek.

Kemudian untuk bank umum selain konvensional juga ada yang bersifat syariah, artinya menjalankan aturan sesuai dengan akad bebas riba. Inilah yang membedakan antara bank konvensional dengan bank syariah, karena semua tatanannya berbeda mulai dari akad simpan pinjam, akad kredit dan sebagainya. Sehingga bisa menjembatani masyarakat yang keberatan dengan sistem konvensional.

Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

Terakhir terdapat Bank Pengkreditan Rakyat atau BPR yang memberikan layanan untuk menerima simpanan dari nasabah dalam bentuk deposito berjangka. Selain itu ketika membutuhkan dana ataupun modal saat membangun usaha BPR bisa memberikan pinjaman. Terutama pada masyarakat di wilayah terpencil sehingga biasa ditemukan pada daerah pedesaan ataupun jauh dari pusat.

Bahkan tugas dari Bank Pengkreditan Rakyat ini memiliki aturan dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Tugasnya yaitu menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk tabungan dan disalurkannya berupa kredit. Tentunya juga berdasarkan prinsip syariah sehingga Ikut andil dalam memberikan pembangunan nasional serta pemerataan dalam perekonomian masyarakat.

Baca Juga: 7+ Informasi Penting Tentang Kata “Financial”

Kesimpulan

Dengan adanya lembaga keuangan bank ini benar-benar membantu perekonomian secara modern karena fungsinya sebagai mediator. Pihak-pihak yang berkaitan yaitu antara kelompok masyarakat  kelebihan dana dengan bagian yang lebih memerlukan modal. Maka dari itu uang yang disimpan juga sebenarnya berputar di masyarakat untuk membantu banyak orang demi kemajuan ekonomi.

Maka dari itu lembaga keuangan bank ini juga didirikan dengan memiliki wewenang berupa penerimaan serta penghimpunan simpanan uang. Dimana penyaluran dananya dari sektor rumah tangga peminjam secara tak terbatas dan tak dikenal oleh pemilik dana. Dengan hal ini bisa membantu meminjam tanpa harus mencari serta melakukan transaksi secara langsung.

Bahkan dengan adanya kelembagaan ini tak perlu khawatir karena pemerintah menganggap penting sehingga mengawasi dan mengatur setiap bank atau lembaga keuangan. Terutama perannya sangat penting dalam bagian integral dari perekonomian. Maka dari itu jika terjadi kebangkrutan pada lembaga keuangan bisa menimbulkan kepanikan dan kerugian tertentu dari sektor keuangan. 

Jika Anda ingin melakukan penyimpanan, investasi, transaksi dan sebagainya dengan lembaga keuangan akan lebih aman dan mengurangi risiko kerugian. Karena baik pemilik dana ataupun penabung hanya perlu membayarkan uang simpanan saja. Dengan hal ini lembaga keuangan bank juga memiliki strategi untuk mengatur berbagai alokasi dana agar selalu berputar dengan baik.