Galur Coronavirus Terbaru yang Bersirkulasi di Senegal “Lebih Mematikan”

Dua orang pria yang memakai masker mengendarai sepeda motor di Dakar, Senegal, pada 1 Juli 2020. (Xinhua/Eddy Peters)

Acuantoday.com—Galur virus pada gelombang wabah coronaviruskedua yang saat ini bersirkulasi di Senegal “lebih mematikan” daripada galur virus pada gelombang pertama, ungkap Menteri Kesehatan dan Tindakan Sosial Senegal Abdoulaye Diouf Sarr pada Sabtu (26/12).

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar setempat Le Quotidien, Sarr mengatakan bahwa dalam hal agresivitas gelombang kedua ini, “virus tersebut dianggap lebih mematikan.”

“Sangat jelas, dari sudut pandang statistik yang kami miliki terkait tingkat kepositifan per distrik, serta tingkat serangan dan parameter lain, kami dapat mengonfirmasikan bahwa awal gelombang ini memperlihatkan kurva yang naik tajam,” terang menteri kesehatan Senegal tersebut.

Menurut Sarr, para pekerja kesehatan, meski kelelahan setelah sembilan bulan berjuang melawan Covid 19, akan harus terus melanjutkan upaya mereka memperlambat penyebaran pandemi.

Terkait vaksin, Sarr mengatakan Senegal merupakan anggota inisiatif COVAX. Dia menambahkan bahwa negaranya menantikan kehadiran vaksin paling lambat pada kuartal kedua 2021 setelah WHO menyetujui sebuah kandidat vaksin.

Dia juga menekankan bahwa pemerintah Senegal akan mengambil seluruh upaya demi mengamankan proses vaksinasi.

Senegal mengalami lonjakan infeksi Covid 19 baru selama dua pekan terakhir.

Sejak 2 Maret hingga hari ini, Senegal telah mencatat 18.523 kasus positif Covid 19, termasuk 16.881 kasus sembuh dan 387 kematian.***dian/xinhua/ant

Comments

comments