Ganjar Blusukan Pantau Sejumlah Titik Banjir Semarang

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Wawali Semarang Hevearita ketika meninjau beberapa lokasi titik banjir di Kota Semarang./Foto: Acuantoday.com (Humas Jatengprov)

Acuantoday.com, Semarang―Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali blusukan ke sejumlah titik banjir di Kota Semarang usai rapat dengan Menko Marinvest Luhut B. Pandjaitan di kantornya, Rabu (10/2). 

Beberapa lokasi yang dipantau Ganjar, di antaranya Jl Gajah Raya, daerah Sawah Besar, rumah pompa Pasar Waru dan Jalan Kaligawe. 

Saat mengecek rumah pompa Pasar Waru, Ganjar tak sengaja bertemu dengan Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu yang sedang memantau pelaksanaan pengerukan sedimentasi.

Di kesempatan pertemuan itu, Ita, sapaan akrab Hevearita, minta agar sedimentasi di sungai dikeruk. Pasalnya, dari tiga pompa, hanya dua yang berfungsi. 

“Satunya tidak bisa jalan karena ada masalah sedimentasi. Makanya saya langsung minta datangkan alat berat dan melakukan pengerukan,” tandas Ita. 

Setelah mendatangi rumah pompa Pasar Waru, Ganjar langsung mengecek kondisi banjir di Jalan Pantura, tepatnya di bawah jembatan tol Kaligawe. 

Di tempat itu, Ganjar melihat genangan air masih setinggi paha orang dewasa.

Ganjar pun berkeliling melihat pompa yang ternyata hanya pompa kecil. Ia pun langsung menghubungi BBWS dan meminta agar pompa portable dipasang.

“Dari pantauan saya, beberapa lokasi sudah mulai surut. Namun beberapa genangan masih ada dan butuh efort lebih seperti di Kaligawe ini. Maka tadi saya telepon BBWS agar dilakukan penambahan pompa portabel,” beber Ganjar. 

Tak lupa, Ganjar juga mengapresiasi kinerja Pemkot Semarang dalam menangani persoalan ini. Saat datang ke rumah pompa Pasar Waru, ia menemukan Wakil Wali Kota Semarang sudah ada di lokasi.

“Tadi bu Wawali juga sedang meninjau lapangan, beberapa aliran tersumbat sehingga harus diturunkan peralatan. Saya minta tadi, semua dijaga pada titik-titik yang rawan,” tegas politikus yang identik dengan rambut putihnya ini. 

Ganjar meminta semua tim bekerja optimal untuk menyelesaikan persoalan ini. Dengan curah hujan ekstrem yang terjadi, maka penanganan banjir tidak bisa dilakukan seperti biasa.

“Saya minta semua pompa on semuanya. Mumpung tidak hujan, saya minta segera dilakukan percepatan-percepatan,” pungkas Ganjar. (alvin)

Comments

comments