Ganjar Tindaklanjuti Tilang Elektronik Program Aksi Kapolri Sigit

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat menerima jajaran Ditlantas Polda Jateng di Gedung Berlian, Jumat (22/1). Foto: Humas Pemprov Jateng. (Foto : Alvin/Acuantoday.com)

Acuantoday.com, Semarang- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambut baik inisiasi Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jateng yang akan menerapkan sistem Electronic Traffic Laws Enforcement (ETLE) dalam penindakan pelanggaran lalu lintas.

Hal ini dikatakan Ganjar usai menerima Dirlantas Polda Jateng, Kombes Rudy Syafirudin di Gedung Berlian, Semarang, Jumat (22/1).

Menurut Ganjar, ini suatu langkah bagus dan masuk ke dalam rencana Kapolri yang akan dilantik Presiden Joko Widodo, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.

“Saya kira bagus idenya ya melakukan elektronifikasi wabil khusus dalam pelanggaran lalu lintas, kayaknya ini sudah inline dengan kapolri baru yang kemarin terpilih di komisi III, bahwa pak Listyo Sigit itu bicara polisi tidak akan nilang langsung, terus kemudian akan dipakai dengan cara elektronik,” tutur Ganjar.

Selain itu, usai melihat pemaparan jajaran Ditlantas Polda Jateng, Ganjar juga menilai bila sarana prasana pendukung di beberapa titik sudah tersedia untuk segera diujicobakan.

Ia juga mengusulkan Banyumas untuk dilakukan uji coba tilang elektronik selain Kota Semarang dan Kota Solo.

“Kalau di ujicoba di Kota Semarang, Kota Solo yang kota besar di Jateng akan bagus, seluruh kota saya kira bisa. Maka tadi saya usul juga Banyumas, dan kebetulan juga Dishub kita menyambut ya,” ucap Ganjar.

Untuk itu, Politikus PDI Perjuangan ini meminta kepada jajaran kepolisian untuk segera mensosialisasikan program ini ke masyarakat. Harapannya, masyarakat Jawa Tengah tidak bingung dengan inovasi Polri ini.

“Agar (masyarakat) tidak tergopoh-gopoh ini ada apa. Masyarakat mesti ngerti bahwa sekarang kamu mesti tertib, lampu merah berhenti, marka jangan dilanggar, dan kalau ada larangan jangan kamu langgar. Maka mekanisme orang berjalan menggunakan kendaraan di jalan raya akan tertib,” tegas Ganjar.

Apabila sistem ETLE nantinya berhasil, maka Ganjar berharap bisa dilaksanakan pada pelayanan lainnya seperti SIM dan pelayanan Samsat.

“Kalau ini bisa dilakukan, nanti kita tularkan kepada yang lain bagaimana SIM bisa dilaksanakan, terus kemudian di Samsat juga bisa kita bekerja secara elektronik, sehingga masyarakat terlayani secara transparan dan akuntabel. Saya kira kalau ini terjadi akan terjadi reformasi yang luarbiasa,” pungkas Ganjar.

Sebagai informasi, sistem ETLE ini sudah diterapkan Polda Jateng di Kota Semarang. Pada tahun 2021, Polda Jateng berencana untuk memperluas jangkauan dengan diterapkan di seluruh wilayah hukum Polda Jateng.(Alvin)

Comments

comments