Gaya Hidup Ramah Lingkungan: Sabun dari Ampas Kopi

Ilustrasi ampas kopi---foto shutterstock/mashed.com

Acuantoday.com— Sabun batangan dari ampas kopi? Tak perlu heran karena hasil kreativitas ini sudah banyak dilakukan dan produknya pun kini mudah kita temui. Salah satunya dilakukan oleh KISAKU bersama Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal MIJI. Mereka mengelola ampas kopi menjadi sabun batangan dari Sustainability Program yang diperkenalkan pada September tahun lalu.

Ampas kopi yang diolah menjadi soap bar diambil dari sisa kopi di dalam mesin pembuat kopi, sehingga kondisinya masih bersih dan memiliki kualitas bagus untuk diolah kembali. Jadi ampas kopi tersebut bukan berasal dari cangkir minuman kopi pengguna.

“Selama ini mayoritas kedai kopi membuang ampas kopi begitu saja, padahal sisa produk tersebut masih memiliki banyak kandungan seperti kafein, antioksidan, dan juga keasaman yang bermanfaat bagi kita dan juga tumbuhan,” kata Co-founder & Operational Director KISAKU, Lionel Hanjaya Tirta dalam siaran persnya, beberapa waktu lalu.

Lionel menuturkan, hal ini sejalan dengan fokus MIJI yang juga fokus pada penerapan gaya hidup ramah lingkungan serta menghadirkan produk berkualitas berbahan baku premium bagi masyarakat Indonesia.

Selain meluncurkan pemanfaatan ulang ampas kopi, KISAKU juga memperkenalkan produk drip bag coffee berisi kopi Arabika racikan KISAKU (50 persen Aceh Gayo dan 50 persen Flores Bajawa).

“Kami paham bahwa para pelanggan ingin selalu menikmati kopi berkualitas dengan tetap #dirumahaja. Oleh karenanya kami meluncurkan drip bag coffee untuk memenuhi kebutuhan tersebut, agar pelanggan dapat menikmati kopi premium dengan harga terjangkau secara praktis,” demikian kata Lionel.***nin/ant

Comments

comments